Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Jumat (10/4/2026), setelah ditutup naik 0,39% pada sesi sebelumnya.
Penguatan terjadi di sesi kedua perdagangan, ditopang saham-saham seperti DSSA, BRPT, dan CUAN, meski masih dibayangi aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp1,77 triliun.
Riset BRI Danareksa Sekuritas menyebut secara teknikal IHSG masih memiliki peluang kenaikan terbatas.
“Secara teknikal, IHSG masih berpotensi menguat terbatas dengan pergerakan dalam range 7.200–7.310,” tulisnya.
Dari sisi sentimen, pasar masih dibayangi faktor eksternal, mulai dari eskalasi konflik geopolitik hingga penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Bank Dunia menjadi 4,7%.
Pelaku pasar juga mencermati pergerakan harga minyak global serta rilis data inflasi Amerika Serikat yang akan memengaruhi arah kebijakan suku bunga global.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup menguat, dengan Dow Jones naik 0,58%, S&P 500 menguat 0,62%, dan Nasdaq menguat 0,83%.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham EMTK, RAJA, dan ESIP untuk dicermati.

