Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»IFG Progress: APBN Tetap Kredibel Meski Defisit Rp240 Triliun, Jadi Peredam Gejolak Global

IFG Progress: APBN Tetap Kredibel Meski Defisit Rp240 Triliun, Jadi Peredam Gejolak Global

Makro Gusti Tetiro04 Mei 2026 / 07:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) bersama Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) berbincang sebelum menyampaikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). Kementerian Keuangan melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 mengalami defisit sebesar Rp54,6 triliun atau 0,21 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) per Januari 2026 namun masih dalam koridor desain APBN 2026. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Lembaga riset IFG Progress menilai profil Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara hingga Maret 2026 tetap kokoh dan kredibel, meski mencatatkan defisit sebesar Rp240 triliun. Lonjakan ini dipandang sebagai konsekuensi dari peran APBN sebagai peredam guncangan (shock absorber) di tengah ketidakpastian global.

Dalam laporan Macroeconomic Monitor April 2026, IFG Progress menyebut kebijakan fiskal pemerintah kini lebih ekspansif dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai respons untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.

“Meskipun lebih besar daripada posisi awal tahun yang terlihat sebelumnya, defisit tetap berada dalam batas atas fiskal yang ditetapkan undang-undang Indonesia (3% terhadap PDB), yang menunjukkan bahwa pengelolaan fiskal masih bijaksana meskipun sikap anggaran menjadi lebih mendukung,” tulis IFG Progress dalam risetnya.

Hingga kuartal I-2026, realisasi penerimaan negara mencapai Rp574,9 triliun atau tumbuh 10,5% secara tahunan (yoy), didorong oleh basis perpajakan yang lebih kuat. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat Rp112,1 triliun atau setara 24,4% dari target tahunan.

Di sisi belanja, pemerintah mempercepat realisasi anggaran dengan pertumbuhan belanja negara mencapai 31,4% yoy pada kuartal pertama. Strategi ini mencerminkan pendekatan front-loading untuk menjaga momentum ekonomi dan mendukung program prioritas.

Dampaknya, defisit APBN hingga Maret 2026 melebar menjadi 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp104 triliun atau 0,43% terhadap PDB.

Secara keseluruhan, IFG Progress menilai kebijakan fiskal yang lebih aktif berhasil menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global.

“Secara praktis, profil kuartal pertama 2026 menunjukkan anggaran yang tetap kredibel dan terkendali, sekaligus memberikan dorongan fiskal jangka pendek yang lebih kuat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tegas IFG Progress.

Baca Juga  Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi
APBN 2026 dampak ekonomi Indonesia Defisit APBN fiskal Indonesia headline
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBRIDS Rilis 5 Saham Primadona di Mei 2026, Probabilitas Naik hingga 89%
Next Article Lokasi Layanan SIM Keliling 4 Mei 2026

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan Timah Rp12,5 Miliar di Perairan Bangka

Gusti Tetiro20 Januari 2026 / 12:16 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.