Jakarta (tutur.co.id)- Memasuki akhir bulan Ramadan, keinginan untuk berkumpul dan bersilaturahmi biasanya semakin terasa. Ajakan buka puasa bersama mulai berdatangan, baik dari teman lama, rekan kerja, maupun keluarga. Namun, jika terlalu sering dilakukan di tempat makan atau kafe, biaya bukber bisa terasa cukup besar. Padahal, kebersamaan tetap bisa tercipta tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Buka puasa bersama sering jadi momen yang ditunggu saat Ramadan. Sayangnya, kalau selalu dilakukan di restoran atau kafe, biaya bukber bisa terasa cukup besar. Dengan sedikit kreativitas, bukber tetap bisa seru dan hangat meski sederhana.
Berikut beberapa ide bukber irit yang tetap menyenangkan.
1. Bukber Potluck di Rumah
Konsep potluck berarti setiap orang membawa satu menu dari rumah. Misalnya ada yang membawa takjil, lauk, minuman, atau dessert. Cara ini bukan hanya lebih hemat, tapi juga membuat suasana terasa lebih akrab karena semua ikut berkontribusi.
2. Piknik Bukber di Taman
Kalau cuaca mendukung, bukber di taman bisa jadi pilihan menarik. Cukup bawa tikar, makanan sederhana, dan minuman dingin. Menunggu azan sambil ngobrol santai di ruang terbuka sering justru terasa lebih berkesan.
3. Bukber Menu Sederhana
Tidak perlu menu yang terlalu banyak. Cukup takjil seperti kolak, gorengan, atau buah potong, lalu dilanjutkan dengan makanan utama sederhana seperti nasi dan lauk rumahan. Yang penting bukan kemewahan makanannya, tapi momen berbincang bersama.
4. Bukber Sambil Kegiatan Seru
Agar lebih berkesan, bukber bisa diselingi aktivitas ringan. Misalnya main board game, tukar cerita Ramadan, atau nonton film bersama setelah salat tarawih. Kegiatan sederhana ini bisa membuat suasana lebih hidup tanpa perlu biaya tambahan.
5. Bukber Sambil Berbagi
Sesekali, bukber juga bisa diiringi dengan berbagi kepada orang lain. Misalnya membawa beberapa paket makanan untuk dibagikan sebelum waktu berbuka. Selain menambah makna Ramadan, kegiatan ini juga membuat kebersamaan terasa lebih hangat.
Buka puasa bersama atau bukber bukan soal tempat mewah atau menu mahal. Justru dalam suasana sederhana, percakapan, tawa, dan kebersamaan sering terasa lebih tulus dan berkesan.

