Jakarta (Tutur.co.id) – Pemerintah memutuskan untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno. Keputusan ini diambil pemerintah mengingat jasa besar almarhum untuk bangsa dan negara.
Try Sutrisno memang dikenal sebagai sosok yang sangat familiar baik di lingkungan militer maupun pemerintahan. Dan pengibaran bendera setengah tiang ini dikeluarkan lewat instruksi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui Surat Nomor: B-02/M/S/TU.00.00/03/2026.
Surat ini ditujukan kepada para Pimpinan Lembaga Negara yakni Gubernur Bank Indonesia (BI), Menteri Kabinet Merah Putih, Jaksa Agung, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Pimpinan Lembaga Pemerintah Nonkementerian, Pimpinan Lembaga Nonstruktural, Kepala Daerah di seluruh Indonesia, Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.
Langkah ini menjadi simbol duka cita nasional sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah Indonesia modern.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi pemakaman militer almarhum di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan penghormatan dan doa bagi almarhum.
“Semoga jalan darmabakti yang ditempuh almarhum menjadi teladan bagi kita semua dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden dalam amanatnya.
Try Sutrisno dikenal sebagai sosok prajurit yang meniti karier panjang di TNI hingga menjabat sebagai Panglima ABRI sebelum akhirnya dipercaya mendampingi Presiden Soeharto sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998. Sepanjang kariernya, ia dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap stabilitas nasional dan pembangunan negara.
Keputusan pengibaran bendera setengah tiang ini juga diikuti dengan seruan doa bersama di berbagai daerah. Sejumlah tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, serta masyarakat luas turut menyampaikan belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Dengan pengibaran bendera setengah tiang, pemerintah menegaskan bahwa jasa dan pengabdian Try Sutrisno merupakan bagian penting dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

