Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Harga Emas Terus Mengilap, MNC Sekuritas Sarankan Borong ANTM hingga MDKA

Harga Emas Terus Mengilap, MNC Sekuritas Sarankan Borong ANTM hingga MDKA

Market Alpin Pulungan13 Januari 2026 / 11:21 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Harga emas global masih menguat. MNC Sekuritas menilai kondisi ini jadi katalis positif dan merekomendasikan buy saham tambang emas. Foto: Dok. Sewakantor-update
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kilau emas belum kehilangan tenaganya. Di tengah dunia yang makin gelisah oleh konflik geopolitik dan kegamangan pasar global, harga emas justru terus melaju di jalur penguatan. Kondisi ini dinilai memberi angin segar bagi saham-saham emiten emas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

MNC Sekuritas melihat tren harga emas global masih bergerak naik dan berpotensi menjadi pendorong kinerja saham-saham sektor tambang emas. Ketegangan geopolitik yang belum mereda serta kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat menjadi faktor utama yang menopang penguatan tersebut.

Kepala Riset Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai kenaikan harga emas saat ini masih sesuai dengan proyeksi internal perusahaan. Ia menyebut tren penguatan belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah.

“Kenaikan harga emas ini masih cenderung inline dengan analisis kami yang masih relatif uptrend,” ujarnya kepada tutur.co.id, Selasa (13/1/2026).

Menurut Herditya, memanasnya hubungan geopolitik di sejumlah kawasan ikut mengerek minat investor terhadap aset aman. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dengan Venezuela dan Iran dinilai menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya permintaan emas.

“Ketegangan geopolitik baik antara AS–Venezuela dan AS–Iran turut mendorong permintaan aset safe haven seperti emas,” katanya.

Selain faktor geopolitik, pasar juga tengah mencermati isu lain yang tak kalah sensitif. Kekhawatiran terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat kembali mencuat setelah muncul ancaman dari Departemen Kehakiman AS terkait kesaksian proyek Gedung Putih. Situasi ini menambah lapisan ketidakpastian global, sekaligus memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai.

Dalam kondisi tersebut, MNC Sekuritas menilai penguatan harga emas berpeluang memberikan dampak positif terhadap saham-saham emiten emas di pasar domestik. Sejumlah saham direkomendasikan dengan strategi Buy dan Trading Buy, di antaranya ANTM, MDKA, PSAB, ARCI, dan HRTA.

Baca Juga  IHSG Melesat Saat Rupiah Loyo, Simak Saran Analis Ini

Sementara itu, pergerakan pasar saham secara umum masih diwarnai koreksi. Pada perdagangan 13 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan tercatat melemah 0,58 persen ke level 8.884. Meski terkoreksi, MNC Sekuritas melihat peluang penguatan masih terbuka.

Berdasarkan MNCS Daily Scope Wave, posisi IHSG diperkirakan berada di awal wave iii dari wave (v). Dengan posisi tersebut, indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan ke area 9.032 hingga 9.100.

Untuk jangka pendek, level support IHSG berada di kisaran 8.839 dan 8.764, sementara resistance berada di level 8.908 dan 8.996. Adapun saham rekomendasi harian MNC Sekuritas mencakup ASII, HRUM, INKP, dan UNVR.

harga emas IHSG MNC Sekuritas saham emas saham tambang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article[LIVE] Puan Maharani Buka Sidang Paripurna DPR
Next Article Macet dan Hujan, Lakukan Tiga Hal Ini

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Biro Jasa di Bali Diperas Rp2,5 Juta, Perkara Imipas Silmy Karim

Ahmad Nuryaman25 Juni 2026 / 20:02 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.