Jakarta (tutur.co.id) — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) diperkirakan kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (27/1/2026), seiring tren kenaikan harga emas domestik yang terus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas batangan Antam berpotensi menguat hingga Rp3.092.000 per gram dalam waktu dekat. Namun demikian, ia mengingatkan investor tetap mencermati peluang koreksi jangka pendek.
“Jika terjadi penurunan, support pertama berada di Rp2.852.000 per gram, sementara support kedua di Rp2.752.000 per gram,” ujar Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Senin (26/1/2026).
Berdasarkan pantauan dari laman Logam Mulia, harga emas batangan Antam pada Senin (26/1/2026) melonjak Rp30.000 menjadi Rp2.917.000 per gram, sekaligus kembali mencetak all time high (ATH). Kenaikan ini melanjutkan reli sebelumnya, setelah pada Sabtu (24/1/2026) harga emas Antam naik Rp7.000 ke level Rp2.887.000 per gram, yang kala itu juga menjadi rekor tertinggi.
Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam pada Senin turut melesat Rp28.000 ke posisi Rp2.750.000 per gram. Kenaikan buyback ini mencerminkan tingginya permintaan dan sentimen positif terhadap emas sebagai aset lindung nilai.
Pajak dan Ketentuan Transaksi
Merujuk ketentuan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.
Daftar Harga Emas Antam (Belum Termasuk Pajak)
(Senin, 26 Januari 2026)
0,5 gram: Rp1.508.500
1 gram: Rp2.917.000
2 gram: Rp5.774.000
3 gram: Rp8.636.000
Dengan tren penguatan yang masih terjaga dan volatilitas global yang tinggi, pergerakan harga emas Antam ke depan diperkirakan tetap atraktif, meski investor disarankan mencermati area support sebagai antisipasi koreksi teknikal.

