Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Gus Yahya dan Kardinal Suharyo Inisiasi Gerakan Ketahanan Sosial Nasional

Gus Yahya dan Kardinal Suharyo Inisiasi Gerakan Ketahanan Sosial Nasional

Daerah Gusti Tetiro11 April 2026 / 20:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf bertemu Uskup Agung Jakarta Romo Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo di Wisma Keuskupan Agung Jakarta. ANTARA/HO-PBNU/aa.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Keuskupan Agung Jakarta sepakat membangun gerakan bersama bertajuk “Gerakan Ketahanan Sosial” sebagai respons atas meningkatnya dampak konflik global yang dirasakan hingga ke tingkat masyarakat akar rumput di Indonesia.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dengan Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo di Wisma Keuskupan Agung Jakarta. Pertemuan ini menjadi titik awal kolaborasi lintas agama untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah ketidakpastian global.

Gus Yahya menegaskan, gerakan ini dirancang sebagai inisiatif kolektif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat kapasitas saling tolong-menolong, solidaritas, serta gotong royong hingga ke level komunitas paling bawah.

“Ini adalah gerakan kolektif untuk mengajak semua lapisan masyarakat mengembangkan kapasitas saling tolong-menolong, memperkuat solidaritas, dan gotong royong sampai di tingkat akar rumput,” ujar Yahya, seperti dilansir Antara.

Dalam pertemuan tersebut, Yahya turut didampingi oleh Alissa Wahid serta jajaran pimpinan lembaga di lingkungan PBNU. Ia menyatakan kesiapan organisasi untuk mengerahkan seluruh sumber daya dan jaringan kelembagaan, termasuk Lazisnu dan GKMNU, guna mendorong inisiatif Ta’awun Ijtima’i atau solidaritas sosial.

Menurutnya, penguatan ketahanan sosial tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas agama dan lintas sektor. PBNU pun telah dan akan terus melakukan konsolidasi dengan berbagai tokoh agama serta pemimpin masyarakat guna memperluas jangkauan gerakan ini.

“Tentu saja PBNU harus bekerja bersama para tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat. Kami sudah dan akan terus berdiskusi untuk konsolidasi dengan sejumlah tokoh serta pemimpin agama,” katanya.

Sementara itu, Kardinal Ignatius Suharyo menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai gerakan ketahanan sosial sebagai kebutuhan mendesak di tengah situasi global yang penuh tekanan. Ia mengungkapkan bahwa isu ini juga telah menjadi pembahasan intensif di internal keuskupan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga  Video: Red Notice Terbit, Riza Chalid Diburu 196 Negara

“Kami juga merasa sangat prihatin. Beberapa waktu terakhir ini kami membahasnya secara intens di internal kami. Kami terpanggil untuk turut serta dalam setiap inisiatif yang bertujuan untuk membantu masyarakat akar rumput,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya siap mengoordinasikan langkah lanjutan dengan para pimpinan gereja guna memastikan gerakan ini dapat segera diimplementasikan secara konkret. Kedua pihak pun sepakat untuk segera menindaklanjuti kerja sama melalui pembentukan tim teknis yang akan merumuskan langkah strategis ke depan.

“Tim teknis kami akan segera berkomunikasi dan merumuskan langkah-langkah strategis mewujudkan inisiatif ini,” kata Kardinal Suharyo.

Inisiatif ini juga tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari rangkaian upaya PBNU dalam merespons dinamika global. Sebelumnya, PBNU telah melakukan komunikasi dengan sejumlah perwakilan negara sahabat, termasuk Arab Saudi, Iran, Turki, dan Amerika Serikat, untuk membahas dampak konflik global—terutama terhadap kelompok masyarakat rentan.

Melalui gerakan ketahanan sosial ini, PBNU dan Keuskupan Agung Jakarta berharap dapat membangun fondasi solidaritas yang lebih kuat di tengah masyarakat, sehingga Indonesia tetap tangguh menghadapi tekanan global yang semakin kompleks dan tidak menentu.

dampak konflik global Keuskupan Agung Jakarta PBNU ketahanan sosial solidaritas lintas agama
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLemhannas Dukung Langkah Prabowo ke Rusia Amankan Pasokan Energi
Next Article WeChat Larang Konten AI Murni, Kreativitas Manusia Jadi Prioritas

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Jangan Terlambat! Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta 17 Juli 2026

17 Juli 2026 / 07:41 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Bansos PKH dan Sembako Rp1,8 Triliun Cair untuk 1,7 Juta KPM Terdampak Banjir

Toto Pribadi20 Februari 2026 / 21:17 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.