Teheran (Tutur.co.id) – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali mengumumkan rangkaian operasi militernya dalam konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah. Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, termasuk Press TV, pada Jumat (3/4), IRGC menyebut telah melaksanakan gelombang ke-93 dari operasi bertajuk “True Promise 4”.
Dalam keterangannya, IRGC menyatakan bahwa serangan kali ini difokuskan pada pusat dukungan layanan tempur milik Israel, khususnya di wilayah Galilea Barat. Sejumlah lokasi disebut menjadi sasaran, di antaranya Haifa, Kafr Kana, Krayot, serta beberapa wilayah lain di bagian utara negara tersebut.
Serangan ini disebut sebagai bagian dari rangkaian operasi berkelanjutan yang dilancarkan Iran sejak meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.
Sebelumnya, laporan-laporan dari media Iran juga mencatat bahwa gelombang serangan dalam operasi yang sama telah menyasar berbagai titik strategis di Israel, termasuk wilayah Haifa dan Tel Aviv.
Hingga saat ini, belum terdapat konfirmasi independen mengenai dampak maupun rincian kerusakan dari serangan terbaru tersebut. Situasi di kawasan pun masih diliputi ketegangan, dengan aksi dan klaim serangan yang terus berlanjut dari berbagai pihak.

