Jakarta (tutur.co.id) — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk resmi menunjuk Syahmudrian Lubis atau Ian Lubis sebagai Direktur Utama, menggantikan Winarto yang mengundurkan diri sehari sebelum pelaksanaan RUPST, Selasa (14/4/2026).
Penunjukan tersebut disahkan dalam rapat yang digelar di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Komisaris Utama PJAA, Irfan Setiaputra, menyatakan keputusan ini telah mendapat persetujuan pemegang saham.
“Kami telah menunjuk Syahmudrian Lubis sebagai direktur utama, dengan persetujuan rapat,” ujar Irfan.
Ian bukan sosok baru di Ancol. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Komersial dan telah terlibat dalam berbagai pengembangan bisnis perseroan.
Irfan menegaskan, manajemen siap menjalankan arahan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, sebagai pemegang saham pengendali. Salah satu fokus utama adalah menjadikan Ancol sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif, modern, dan merepresentasikan wajah Jakarta.
“Kami ingin mengembangkan Ancol agar bisa berkontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) Jakarta, khususnya dari sisi pajak hiburan dan pajak makanan,” jelasnya.
Sementara itu, Ian Lubis mengungkapkan perseroan telah menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp70 miliar untuk tahun 2026 guna mendukung empat strategi utama.
Pertama, meningkatkan value kunjungan (visitor value) bagi pengunjung.
Kedua, mengoptimalkan aset perseroan dalam kerangka ekosistem berkelanjutan serta menghadirkan pengalaman wisata baru.
Strategi ketiga dan keempat mencakup penguatan berbasis data melalui digitalisasi serta pengembangan kemitraan strategis dengan mitra internasional berorientasi jangka panjang.
“Ancol akan terus dikembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat kekinian,” kata Ian.

