Surabaya (tutur.co.id) – Kapal MV Ocean Road berbendera Myanmar melaporkan kepada Kantor SAR Kelas A Surabaya, membutuhkan bantuan darurat medis di laut lepas. Seorang anak buah kapal (ABK) dikabarkan sakit torsio testis dan segera memerlukan penanganan intensif, Sabtu, 3 Mei 2026.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, mengatakan bahwa pihaknya merespons laporan tersebut dan mengerahkan satu tim untuk segera melakukan evakuasi.
Tim terdiri dari rescuer BASARNAS, perawat RS PHC, serta perwakilan agen kapal, menggunakan KN 249 Permadi segera merapat ke kapal tersebut menempuh jarak sekitar 65,2 mil laut.
Setibanya di titik intercept (pertemuan), Tim memastikan bahwa kapal sudah sandar dengan aman, lalu bergegas untuk segera mengevakuasi.
“KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi intercept pada pukul 06.40 WIB dan langsung melakukan proses sandar di lambung kiri MV Ocean Road,” ujar Nanang.
Sebelum korban dipindahkan ke KN SAR 249 Permadi, Tim melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan yakni tekanan darah dan bagian tubuh yang mengalami keluhan.
Kemudian, korban dievakuasi ke KN SAR 249 lalu segera bertolak kembali ke Pelabuhan Tanjung Perak pukul 07.25 WIB.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam, Tim sampai di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada pukul 10.30 WIB. Selanjutnya, Su Pyae dibawa ke RS PHC Surabaya untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

