Surabaya (tutur.co.id) – PSSI resmi merilis daftar 26 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia U-17 pada ajang Piala AFF 2026. Turnamen kelompok usia ini dijadwalkan berlangsung pada 14–24 April 2026 di Jawa Timur.
Pelatih kepala Kurniawan Dwi Yulianto memilih komposisi pemain yang dinilai siap bersaing di level regional. Para pemain yang terpilih akan menjalani pemusatan latihan sebelum turun di kompetisi resmi.
Secara komposisi, skuad Garuda Muda terdiri dari tiga penjaga gawang, sembilan pemain bertahan, tujuh gelandang, serta tujuh penyerang.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Malaysia, dan Myanmar. Persaingan diprediksi ketat mengingat kekuatan negara-negara tersebut cukup merata di level usia muda.
Manajemen tim menargetkan langkah minimal ke babak semifinal. Namun, peluang untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka jika performa tim konsisten sejak fase grup.
Keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang Timnas Indonesia, sekaligus mengasah mental bertanding pemain muda di kompetisi internasional.
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17
Kiper:
1. Abdillah Ishak
2. Noah Leo Duvert
3. Syahdan Caesar
Bek:
4. Pandu Aryo
5. Putu Ekayana
6. Fariz Rizqi
7. Shoyyu Hilmawan
8. Zidane Raditya
9. Farrel Luckyta
10. Made Ardi
11. Handri Dimas
12. Peres Akwil
Gelandang:
13. Fardan Farras
14. Girly Andrade
15. Keanu Senjaya
16. Miraj Rizky
17. Chico Jericho
18. Al Farouq Rangaryo
19. Alfredo Iranya
Penyerang:
20. I Komang Semadi
21. Dava Yunna
22. Ridho
23. Sean Rahman Castor
24. Fardan Ary
25. Ichiro Akbar
26. Mierza Firjatullah
Sebagai salah satu tim yang mulai konsisten di level Asia Tenggara, Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di papan atas. Apalagi, turnamen ini digelar di kandang sendiri yang bisa menjadi keuntungan tersendiri dari sisi dukungan suporter.
Selain itu, pengalaman tampil di edisi sebelumnya menjadi modal penting bagi tim untuk tampil lebih matang. Dengan persiapan yang maksimal, Timnas Indonesia U-17 diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing hingga babak final.
Turnamen ini bukan hanya soal prestasi jangka pendek, tetapi juga bagian dari regenerasi pemain menuju level senior di masa depan. (sas)

