Jakarta (tutur.co.id) – Badan investasi milik negara Daya Anagata Nusantara (Danantara) dikabarkan telah menggenggam saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Pembelian saham aplikasi penyedia jasa ojek online (ojol) oleh Danantara, sejalan dengan dikeluarkannya Perpres No 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi.
Kabar pembelian saham oleh Danantara, juga dikonfirmasi langsung oleh pihak GoTo yang dikatakan nilainya terbilang tidaklah besar.
“Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah membeli sejumlah saham Perseroan melalui Bursa dalam jumlah kurang dari 1 persen dari saham yang diterbitkan oleh Perseroan,” dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 7 Mei 2025.
Jika kepemilikan saham dipegang Danantara nilainya kurang dari 1 persen, lantas siapa investor yang mendominasi?
Dikutip dari lotussekuritas, Kamis 7 Mei 2026, berikut 20 daftar pemilik saham Gojek per 31 Maret dari yang terbesar hingga terkecil.
- SVF GT Subco – 91,10 miliar saham (7,65%)
- Taobao China Holding Ltd – 88,53 miliar saham (7,43%)
- Goto Gojek – 37,44 miliar saham (3,14%)
- UBS AG Hong Kong – 31,95 miliar saham (2,68%)
- Tencent Mobility Ltd – 29,59 miliar saham (2,48%)
- Google Asia Pacific Pte Ltd – 29,58 miliar saham (2,48%)
- Peak XV Partners Goto Investment – 28,86 miliar saham (2,42%)
- Goto Peopleverse Fund – 28,51 miliar saham (2,39%)
- Saham Anak Bangsa – 26,88 miliar saham (2,26%)
- Telekomunikasi Selular (Telkomsel) – 23,72 miliar saham (1,99%)
- Capret (SG) Pte Ltd – 23,58 miliar saham (1,98%)
- Astra International (ASII) – 18,52 miliar saham (1,56%)
- Peak XV Partners Investment IV – 18,21 miliar saham (1,53%)
- WP Investment VI B.V – 17,38 miliar saham (1,46%)
- Citibank Hong Kong S/A Bhinneka – 17,04 miliar saham (1,43%)
- Platinum Orchid B 2018 RSC Ltd – 15,21 miliar saham (1,28%)
- Provident Capital Indonesia – 14,84 miliar saham (1,25%)
- William Tanuwijaya – 14,71 miliar saham (1,24%)
- Morgan Stanley and Co International – 14,47 miliar saham (1,22%)
- CGS International Securities Singapore – 13,01 miliar saham (1,09%)

