Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»BI Rate Naik ke 5,25%, Phintraco Prediksi IHSG Bergerak Fluktuatif

BI Rate Naik ke 5,25%, Phintraco Prediksi IHSG Bergerak Fluktuatif

Market Gusti Tetiro21 Mei 2026 / 06:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung melewati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/ANTARA Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Phintraco Sekuritas memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan fluktuatif pada perdagangan Kamis (21/5/2026), menyusul keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen.

IHSG diperkirakan bergerak pada rentang resistance 6.450, pivot 6.350, dan support 6.200.

Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas menjelaskan IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah 0,82 persen ke level 6.318,5 setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI disebut telah berada di area oversold dan berpotensi membentuk Golden Cross. Namun demikian, pelebaran histogram negatif MACD masih terus berlanjut.

“Sehingga diperkirakan IHSG hari ini akan bergerak variatif pada kisaran support 6.200-6.250 dan resistance pada 6.400-6.450,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (21/5/2026).

Phintraco Sekuritas juga menyoroti pidato Presiden Prabowo Subianto terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di DPR RI.

Dalam pidato tersebut, pemerintah menargetkan defisit anggaran tahun 2027 pada kisaran 1,8 persen hingga 2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sementara asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2027 meliputi:

Pertumbuhan ekonomi 5,8 persen hingga 6,5 persen
Inflasi 1,5 persen hingga 3,5 persen
Nilai tukar rupiah Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS
Suku bunga SBN tenor 10 tahun pada kisaran 6,5 persen-7,3 persen

Selain RAPBN, pelaku pasar juga mencermati kebijakan pemerintah terkait ekspor komoditas sumber daya alam (SDA). Presiden Prabowo mengumumkan pemerintah akan mewajibkan ekspor SDA dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk sebagai eksportir tunggal.

Kebijakan tersebut rencananya mulai diterapkan pada komoditas crude palm oil (CPO), batu bara, dan paduan besi.

Baca Juga  ANTM, BFIN, dan ELSA Masuk Rekomendasi Saham di Tengah Pelemahan IHSG

“Diperkirakan investor akan cenderung wait and see terlebih dulu menyikapi asumsi RAPBN 2027 dan kebijakan ekspor SDA tersebut,” tulis Phintraco Sekuritas.

Di sisi lain, keputusan BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin dinilai sebagai langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, meredam risiko inflasi, serta menjaga laju inflasi tetap dalam target pemerintah.

Kenaikan ini menjadi yang pertama sejak April 2024 dan berada di atas ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan BI Rate hanya naik menjadi 5 persen.

Meski demikian, Phintraco Sekuritas mengingatkan investor untuk mencermati dampak lanjutan kenaikan BI Rate terhadap nilai tukar rupiah maupun sektor-sektor tertentu.

“Perlu diwaspadai dampak negatifnya terhadap sektor properti dan perusahaan yang banyak memiliki utang,” jelas Phintraco Sekuritas.

Sementara itu, pertumbuhan kredit perbankan tercatat meningkat menjadi 9,98 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada April 2026 dari 9,49 persen yoy pada Maret 2026.

Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, Phintraco Sekuritas merekomendasikan investor mencermati peluang cuan pada lima saham berikut:

Bukit Asam (PTBA)
Ciputra Development (CTRA)
Unilever Indonesia (UNVR)
Bank Tabungan Negara (BBTN)
Wismilak Inti Makmur (WIIM)

25% BI Rate 5 headline IHSG fluktuatif Phintraco Sekuritas saham rekomendasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTinggalkan Napoli, Akankah Antonio Conte Jadi Pelatih Timnas Italia?
Next Article Arsenal Siapkan Parade Juara Liga Inggris, Berpeluang Rayakan Double Winners

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Eks Dubes RI untuk Iran: Amerika Gak Berani Serang China

Toto Pribadi10 Maret 2026 / 22:20 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.