Jakarta (tutur.co.id) — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pemantauan terhadap pergerakan Unusual Market Activity (UMA) pada enam saham emiten yang tercatat di papan perdagangan, Selasa (20/1/2026). Langkah tersebut dilakukan menyusul pergerakan harga saham yang dinilai bergerak di luar kebiasaan dalam periode tertentu.
Adapun enam saham yang masuk dalam radar pemantauan BEI tersebut meliputi PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), dan PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA). Selanjutnya, BEI juga mencermati saham PT Inter Delta Tbk (INTD), PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), serta PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE).
Manajemen BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal.
“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis BEI dalam keterangan resminya, Selasa (20/1/2026).
BEI menyampaikan bahwa saham-saham tersebut mengalami kenaikan harga yang signifikan dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Saham ESTI tercatat melonjak 122,6%, diikuti ZATA yang melesat 73% dan IDEA yang menguat 34,7%.
Sementara itu, saham INTD tercatat naik 53,1% dalam sebulan. Adapun saham INOV melesat 87,7%, dan saham BLUE menguat 67,4% dalam periode yang sama.
“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulis manajemen BEI.
Seiring dengan pengumuman tersebut, BEI mengimbau investor untuk mencermati jawaban emiten atas permintaan konfirmasi yang disampaikan Bursa. Investor juga diharapkan memperhatikan kinerja fundamental emiten serta keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik.
Selain itu, BEI meminta pelaku pasar untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten, khususnya apabila rencana tersebut belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Investor juga diminta mempertimbangkan berbagai risiko yang berpotensi timbul sebelum mengambil keputusan investasi.

