Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Trump: Harga Minyak Naik Untungkan AS, Tapi Prioritasnya Hentikan Nuklir Iran

Trump: Harga Minyak Naik Untungkan AS, Tapi Prioritasnya Hentikan Nuklir Iran

Internasional Suhodo13 Maret 2026 / 10:45 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (membelakangi kamera) menggelar pertemuan bilateral pada 29 Desember 2025 di resor Mar-a-Lago, Florida AS. (Foto:Tutur/Whitehouse.gov)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Washinton (tutur.co.id) — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa kenaikan harga minyak global justru memberikan keuntungan bagi Amerika Serikat, namun menegaskan bahwa prioritas utamanya tetap mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
Dalam pernyataannya di media sosial Truth Social, Kamis 12 Maret 2026, Trump menyebut Amerika Serikat sebagai produsen minyak terbesar di dunia, sehingga kenaikan harga energi global secara langsung meningkatkan pendapatan negara tersebut.
“Amerika Serikat, dengan selisih jauh, adalah produsen minyak terbesar di dunia. Jadi ketika harga minyak naik, kami menghasilkan banyak uang,” tulis Trump.
Berdasarkan pantauan redaksi Tutur, pada aplikasi TradingView, harga minyak mentah dunia WTI  (West Texas Intermediate) Crued Oil pada Jumat (13/3) pukul 10.40 WIB turun 1,14% ke harga 93,745 dollar pe barel.
Trump menegaskan bahwa keamanan global jauh lebih penting daripada keuntungan ekonomi dari minyak. Ia menyebut upaya mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dalam unggahan yang sama, Trump menyebut Iran sebagai “sebuah kekaisaran jahat” dan memperingatkan bahwa kepemilikan senjata nuklir oleh Teheran dapat memicu kehancuran di Timur Tengah bahkan dunia.
“Hal yang jauh lebih penting bagi saya sebagai presiden adalah mencegah sebuah kekaisaran jahat—yaitu Iran—mendapatkan senjata nuklir serta mencegah kehancuran Timur Tengah dan pada akhirnya dunia. Saya tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi,” tulisnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang juga mendorong lonjakan harga minyak global dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga  RKP 2027 Disiapkan, Bappenas Fokus Pangan, Energi, Hilirisasi hingga Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Donald Trump Harga minyak dunia headline iran Perang Trump truth social
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOperasi Ketupat 2026 Dimulai, Pemerintah Kerahkan 661 Ribu Personel Amankan Mudik
Next Article Prabowo–Wakil PM Australia Bahas Isu Strategis Kawasan dalam Pertemuan di Kertanegara

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lokasi Samsat Keliling 12 Februari 2026 Jabodetabek

Galuh Parantri12 Februari 2026 / 07:54 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.