Jakarta (tutur.co.id)- Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, banyak umat Muslim berusaha memaksimalkan ibadah. Malam-malam diisi dengan tarawih, tadarus, hingga i’tikaf untuk mengejar malam Lailatul Qadar.
Namun di saat yang sama, tubuh juga sedang berada di fase akhir adaptasi setelah hampir sebulan menjalani puasa. Jika tidak diimbangi dengan pola makan, istirahat, dan hidrasi yang baik, kelelahan justru bisa muncul dan membuat tubuh mudah drop.
Agar ibadah tetap optimal tanpa mengorbankan kesehatan, ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menjaga stamina selama 10 hari terakhir Ramadan.
1. Jangan lewatkan sahur dengan menu seimbang
Sahur berperan penting sebagai sumber energi utama selama berpuasa. Melewatkan sahur atau hanya mengonsumsi makanan ringan bisa membuat tubuh cepat lemas di siang hari.
Usahakan Anda sahur dengan menu seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta sedikit lemak sehat. Misalnya nasi atau oatmeal, telur, tempe, sayuran, dan buah.
Karbohidrat kompleks membantu energi bertahan lebih lama, sementara protein membantu tubuh tetap kenyang lebih lama.
2. Perhatikan asupan cairan
Dehidrasi sering menjadi penyebab tubuh terasa lelah saat berpuasa, apalagi jika aktivitas ibadah Anda di malam hari makin meningkat.
Cukupi kebutuhan cairan dengan pola sederhana seperti konsep 2-4-2 yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Selain air putih, konsumsi buah yang tinggi kandungan air seperti semangka atau melon juga bisa membantu menjaga hidrasi tubuh.
3. Hindari terlalu banyak makanan manis saat berbuka
Makanan manis memang sering menjadi pilihan saat berbuka. Namun konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan energi yang cepat diikuti rasa lemas setelahnya.
Sebagai alternatif, Anda dapat mengawali berbuka dengan kurma atau buah, lalu lanjutkan dengan makanan utama yang lebih seimbang.
4. Atur waktu tidur sebaik mungkin
Pada 10 hari terakhir Ramadan, waktu tidur sering berkurang karena aktivitas ibadah di malam hari. Kurang tidur dalam beberapa hari berturut-turut dapat menurunkan daya tahan tubuh Anda dan konsentrasi.
Jika memungkinkan, manfaatkan waktu siang untuk tidur singkat sekitar 20–30 menit atau power nap. Tidur singkat ini dapat membantu tubuh memulihkan energi.
5. Tetap lakukan aktivitas fisik ringan
Meski sedang berpuasa, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik agar tetap bugar. Tidak perlu olahraga berat, cukup aktivitas ringan seperti berjalan santai setelah berbuka atau peregangan ringan.
Gerakan ringan dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan menjaga tubuh tetap segar.
6. Dengarkan sinyal tubuh
Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Jika tubuh mulai terasa sangat lelah, pusing, atau kurang fit, penting untuk memberi waktu istirahat yang cukup.
Menjaga kesehatan juga merupakan bagian dari upaya agar ibadah Anda dapat dilakukan secara konsisten dan optimal.
Memaksimalkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadan memang menjadi harapan banyak orang. Namun menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan tetap penting agar tubuh tetap kuat menjalani aktivitas hingga akhir Ramadan.
Dengan pola makan yang baik, hidrasi cukup, serta istirahat yang terjaga, stamina bisa tetap optimal sehingga ibadah pun dapat Anda jalani dengan lebih nyaman.

