Bandung (tutur.co.id)- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekosistem pasar modal nasional melalui penyelenggaraan BNI Market Outlook 2026 di Mason Ballroom, Mason Pine Hotel Bandung, Jawa Barat. Forum ini membahas prospek pasar keuangan sekaligus penguatan ketahanan cybersecurity di tengah akselerasi transformasi digital.
Mengusung tema “Wondrful Breakthrough & Cybersecurity”, kegiatan ini dihadiri perwakilan Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal, yakni Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta manajemen dari 14 Perusahaan Efek (PE) nasabah BNI. Forum ini menjadi ruang dialog strategis antara regulator, perbankan, dan pelaku industri dalam menyelaraskan langkah menghadapi dinamika pasar dan risiko siber.
Direktur Treasury & International Banking BNI Abu Santosa Sudradjat mengatakan, kegiatan ini diharapkan memperkaya wawasan pelaku industri sekaligus memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan.
“Rangkaian diskusi ini diharapkan memberikan insight bernilai, memperluas perspektif, serta memperkuat kolaborasi antara regulator, perbankan, dan pelaku industri pasar modal,” ujar Abu Santosa dalam keterangan tertulis Redaksi Tutur.
Salah satu agenda utama adalah panel diskusi pembaruan regulasi dan keamanan siber yang menghadirkan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy, Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI Dharma Setyadi, serta Direktur Information & Technology BNI Toto Prasetio.
Dalam sesi tersebut, BEI dan KSEI memaparkan penguatan kebijakan serta tata kelola keamanan siber, termasuk peningkatan kesadaran (awareness) Cyber & IT bagi penyelenggara teknologi di industri pasar modal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keandalan sistem di tengah meningkatnya risiko serangan siber.
Dari sisi perbankan, BNI menegaskan kesiapan infrastruktur digital melalui BNI API Digital Services sebagai penyedia layanan teknologi bagi ekosistem pasar modal. Dukungan ini mencakup peran BNI sebagai Bank Mitra Rekening Dana Nasabah (RDN) bagi Perusahaan Efek, dengan sistem yang aman, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
Selain penguatan layanan, BNI juga memberikan edukasi terkait potensi ancaman siber beserta strategi mitigasinya guna meningkatkan ketahanan sistem di era digital. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang andal dan berkelanjutan.
Melalui BNI Market Outlook 2026, BNI menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekosistem pasar modal yang prudent dan aman, sejalan dengan tantangan transformasi digital dan dinamika keamanan siber yang terus berkembang.

