Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»28 juta Orang Alami Gangguan Jiwa, Kenali Faktor Penyebabnya

28 juta Orang Alami Gangguan Jiwa, Kenali Faktor Penyebabnya

Health Galuh Parantri21 Januari 2026 / 10:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gangguan jiwa atau mental (Foto: Ilustrasi Canva)
Gangguan jiwa atau mental (Foto: Ilustrasi Canva)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)-  Dalam rapat kerja komisi IX DPR di Jakarta Senin (19/1/2026), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi jumlah penduduk Indonesia yang mengalami masalah kejiwaan mencapai 28 juta orang.

Prediksi itu mengacu pada perhitungan dari panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut WHO, jumlah penduduk yang mengalami masalah kejiwaan di suatu negara dihitung dari satu per delapan atau satu per sepuluh dari total populasi.

Dikutip dari laman WHO, gangguan jiwa atau gangguan mental didefinisikan sebagai kondisi kesejahteraan mental yang memengaruhi seseorang  dalam mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuan, belajar dan bekerja dengan baik dan mampu berkontribusi dengan baik ke masyarakat. Kesehatan jiwa atau mental merupakan hak asasi manusia.

Apa saja faktor utama penyebab seseorang dapat mengalami gangguan jiwa atau mental?

Faktor Biologis

  • Faktor genetik atau keturunan. Saat keluarga memiliki riwayat gangguan jiwa, maka risiko keturunan dengan gangguan jiwa makin tinggi.
  • Cedera pada kepala, kelainan bawaan pada otak atau infeksi otak.
  • Gangguan syaraf atau neurotransmitter di mana zat kimia pada otak tidak berfungsi secara normal.

Faktor Psikologis

  • Trauma. Pengalaman traumatis pada seseorang seperti mengalami kekerasan, pelecehan, atau kehilangan seseorang dapat mendorong gangguan jiwa atau mental.
  • Kondisi stres berkepanjangan, baik dari tekanan pekerjaan ataupun masalah keuangan.
  • Depresi atau kecemasan. Perasaan rendah diri, merasa tidak berdaya.

Faktor Sosial atau Lingkungan

  • Tekanan sosial seperti kondisi kemiskinan, diskriminasi, pengangguran menjadi pemicu munculnya gangguan jiwa atau mental.
  • Kondisi isolasi, merasa kesepian dan tidak memiliki support system.

Gangguan jiwa atau mental timbul bukan hanya dari satu faktor penyebab, melainkan gabungan dari beberapa faktor risiko di atas yang saling bersinggungan.

Baca Juga  Cemilan Sehat Bikin Senin Sore Makin Chill

Gangguan jiwa atau mental muncul sebagai mekanisme pertahanan diri yang tidak efektif saat individu rentan dari sisi biologis- mengalami pemicu stres dari lingkungan hingga terlampaui kapasitasnya.

 

 

gangguan jiwa Kesehatan kesehatan mental
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJulian Johan Mengharumkan Nama Indonesia di Rally Dakar 2026
Next Article Dirumorkan Hengkang, Marc Marquez: Opsi Pertama Bertahan di Ducati

Berita Lainnya

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB

Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi

18 Juni 2026 / 09:02 WIB

5 Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Bukan Pembakar Lemak Instan

17 Juni 2026 / 09:11 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

Ahmad Nuryaman17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.