Jakarta (tutur.co.id) – Advokat Hotman Paris Hutapea menyatakan mundur dari pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Kabar ini tentunya mengejutkan, pasalnya Hotman sebelumnya habis-habisan membela yang bersangkutan.
Bahkan ia sempat berujar bahwa Febrie merupakan orang kebanggaan Prabowo, sehingga dirinya pasang badan rela tidak dibayar sepeser pun dalam menangani perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Asabri.
Terbaru, berdasarkan pengakuannya, ia sudah mempertimbangkan untuk memutuskan mundur. Masalah kesehatan diakuinya menjadi penyebab ia lepas tangan menangani perkara yang menjerat mantan petingi Kejaksaan Agung RI (Kejagung).
“Atas dasar pertimbangan itulah saya sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya, sekarang jadi mantan, Febri Jampidsus, saya mengundurkan diri,” kata Hotman di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Kamis 23 Juli 2026.
Ia telah menyampaikan kepada Febrie ihwal pengunduran dirinya sejak 2 hari yang lalu. Namun mantan Jampidaus itu memintanya untuk mengulur waktu pengunduran dirinya sembari menunggu waktu yang tepat.
“Ya mengundurkan diri, sudah ngomong dari dua hari lalu, tapi beliau menghimbau kalau bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan begini, aku takut makin parah,” tambahnya.
Sekedar informasi, sebelumnya Hotman Paris menyatakan resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dalam perkara TPPU Asabri pada Jumat 17 Juli 2026.
Namanya jadi sorotan dan banyak dikecam organisasi pers, lantaran ucapannya yang dinilai merendahkan wartawan saat jump pers usai mendampingi pemeriksaan Febrie oleh Kejagung.
Tak hanya itu, pernyataannya yang menggebu-gebu menyebut Febrie merupakan kesayangan Presiden Prabowo, juga banyak dikecam. Bahkan pihak istana sempat buka suara agar tidak menarik nama presiden dalam kasus ini.

