Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Kejagung Tunjuk Rudi Margono Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
  • KPK Sebut Rumah Eks Jampidsus di Sentul Gunakan Nama Orang Lain
  • Sulit Dikalahkan, Bukan Berarti Tanpa Celah! Ini Titik Lemah Prancis
  • Harga Emas Hari Ini Sabtu 11 Juli 2026: Saatnya Beli atau Jual di Pegadaian?
  • Rivalitas 45 Tahun Kembali Membara di Balik Duel Norwegia vs Inggris
  • Eks Petinggi KPK Beberkan Alasan Korupsi Masih Tumbuh Subur
  • Usut Kepemilikan Rumah Febrie Adriansyah, Polda Metro Bakal Periksa PT Sentul City
  • Mikel Merino Jadi Pahlawan Lagi! Spanyol Singkirkan Belgia dan Lolos Semifinal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Rivalitas 45 Tahun Kembali Membara di Balik Duel Norwegia vs Inggris

Rivalitas 45 Tahun Kembali Membara di Balik Duel Norwegia vs Inggris

Sepakbola Deba Salamah11 Juli 2026 / 12:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemain Inggris Harry Kane dan Jude Bellingham berselebrasi saat melawan Mexico dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadium, Senin (6/7/2026). ANTARA FOTO/Xinhua/Wu Wei/bar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Miami (Tutur.co.id) – Pertandingan Inggris vs Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB, bukan sekadar mempertemukan dua tim yang sedang memburu tiket semifinal. Di balik duel antara Harry Kane, Jude Bellingham, Erling Haaland, dan Martin Odegaard, tersimpan rivalitas panjang yang telah berlangsung selama 45 tahun dan melahirkan salah satu komentar paling legendaris dalam sejarah sepak bola.

Kemenangan Bersejarah Norwegia yang Abadi dalam Sejarah

Rivalitas ini bermula pada 9 September 1981, ketika Norwegia secara mengejutkan menumbangkan Inggris dengan skor 2-1 dalam laga kualifikasi Piala Dunia di Stadion Ullevaal, Oslo.

Saat itu Inggris datang sebagai unggulan mutlak. Tim asuhan Ron Greenwood diperkuat sejumlah bintang besar seperti Bryan Robson, Glenn Hoddle, Kevin Keegan, hingga Trevor Francis.

Sebaliknya, Norwegia hanyalah tim yang belum meraih satu poin pun dari dua pertandingan awal fase kualifikasi. Mayoritas pemain mereka bahkan masih berstatus semi-profesional sehingga hampir tidak ada yang memprediksi mampu memberikan perlawanan berarti. Namun, kejutan besar justru terjadi.

Setelah Roger Albertsen menyamakan kedudukan, Hallvar Thoresen mencetak gol kemenangan sebelum babak pertama usai. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Norwegia atas Inggris sepanjang sejarah dan langsung mengguncang dunia sepak bola Eropa.

Komentar Legendaris yang Tak Pernah Dilupakan

Kemenangan itu semakin dikenang berkat komentar emosional penyiar radio Norwegia, Bjorge Lillelien, yang hingga kini dianggap sebagai salah satu komentar olahraga terbaik sepanjang masa.

Dalam siaran langsung untuk NRK, Lillelien melontarkan kalimat yang kemudian menjadi legenda.

“Lord Nelson. Lord Beaverbrook. Sir Winston Churchill. Sir Anthony Eden. Clement Attlee. Henry Cooper. Lady Diana. Kami telah mengalahkan mereka semua!”

Baca Juga  MU Harus Bayar Pesangon Amorim dan Staf Pelatih Rp359 Miliar

Ia kemudian melanjutkan dengan kalimat yang paling dikenang hingga sekarang.

“Maggie Thatcher, apakah Anda mendengar saya? Maggie Thatcher, anak-anak Anda baru saja dipukul habis-habisan!”

Lillelien bahkan sempat menyindir wasit asal Polandia, Jerzy Kacprzak, yang menurutnya memberikan tambahan waktu terlalu lama hingga “hampir layak mendapatkan kewarganegaraan Inggris.”

Komentar tersebut kemudian dinobatkan sebagai komentar olahraga terbaik sepanjang masa versi The Observer Sport Monthly pada 2002.

Meski ada satu fakta yang sering dilupakan—Inggris tetap lolos ke Piala Dunia 1982, sementara Norwegia gagal—pidato emosional Lillelien tetap hidup hingga sekarang.

Bahkan setelah Lillelien meninggal dunia pada 2008 dalam usia 60 tahun, rekaman komentarnya selalu kembali diputar setiap kali Inggris bertemu Norwegia.

Kini Norwegia Datang sebagai Ancaman Nyata

Empat puluh lima tahun setelah malam bersejarah di Oslo, situasinya berubah drastis.

Jika dahulu Norwegia hanyalah tim kuda hitam, kini mereka datang sebagai salah satu kejutan terbesar Piala Dunia 2026 setelah secara sensasional menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar.

Kepercayaan diri skuad asuhan Stale Solbakken sedang berada di puncaknya dan mereka yakin mampu kembali menciptakan sejarah saat menghadapi Inggris.

Empat puluh lima tahun setelah malam bersejarah di Oslo, Norwegia kini memiliki kesempatan untuk kembali menorehkan kisah besar. Namun, Inggris tentu datang dengan tekad membalas luka lama sekaligus menjaga mimpi mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.

Erling Haaland Harry Kane headline Inggris Norwegia Norwegia vs Inggris Piala Dunia 2026 pilihan editor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEks Petinggi KPK Beberkan Alasan Korupsi Masih Tumbuh Subur
Next Article Harga Emas Hari Ini Sabtu 11 Juli 2026: Saatnya Beli atau Jual di Pegadaian?

Berita Lainnya

Kejagung Tunjuk Rudi Margono Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

11 Juli 2026 / 13:42 WIB

KPK Sebut Rumah Eks Jampidsus di Sentul Gunakan Nama Orang Lain

11 Juli 2026 / 13:16 WIB

Sulit Dikalahkan, Bukan Berarti Tanpa Celah! Ini Titik Lemah Prancis

11 Juli 2026 / 13:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Sabtu 11 Juli 2026: Saatnya Beli atau Jual di Pegadaian?

11 Juli 2026 / 12:09 WIB

Eks Petinggi KPK Beberkan Alasan Korupsi Masih Tumbuh Subur

11 Juli 2026 / 11:45 WIB

Usut Kepemilikan Rumah Febrie Adriansyah, Polda Metro Bakal Periksa PT Sentul City

11 Juli 2026 / 11:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Mama Yasinta Moiwend Balik Arah, Ini Kata Sutradara Film Pesta Babi

Toto Pribadi25 Mei 2026 / 11:47 WIB

Kejagung Tunjuk Rudi Margono Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

11 Juli 2026 / 13:42 WIB

KPK Sebut Rumah Eks Jampidsus di Sentul Gunakan Nama Orang Lain

11 Juli 2026 / 13:16 WIB

Sulit Dikalahkan, Bukan Berarti Tanpa Celah! Ini Titik Lemah Prancis

11 Juli 2026 / 13:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Sabtu 11 Juli 2026: Saatnya Beli atau Jual di Pegadaian?

11 Juli 2026 / 12:09 WIB

Rivalitas 45 Tahun Kembali Membara di Balik Duel Norwegia vs Inggris

11 Juli 2026 / 12:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.