Jakarta (tutur.co.id) — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,38 juta kunjungan pada Mei 2026, meningkat 5,83% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan secara kumulatif jumlah kunjungan wisman selama Januari-Mei 2026 mencapai 6,07 juta kunjungan atau tumbuh 7,68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan negara asal, wisatawan dari Malaysia masih mendominasi dengan 298,21 ribu kunjungan atau 21,58% dari total kunjungan wisman pada Mei 2026.
Selanjutnya, wisatawan asal Australia tercatat sebanyak 155,03 ribu kunjungan atau berkontribusi 11,22%, disusul Singapura dengan 136,74 ribu kunjungan atau 9,89% dari total kunjungan.
Selain kunjungan wisatawan mancanegara, BPS juga mencatat peningkatan aktivitas perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Pada Mei 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 106,16 juta perjalanan atau naik 8,69% dibandingkan Mei tahun lalu.
Secara kumulatif, perjalanan wisnus selama Januari-Mei 2026 mencapai 523,22 juta perjalanan, meningkat 2,86% dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dari sisi transportasi, angkutan kereta api mencatat jumlah keberangkatan penumpang terbesar, yakni 46,96 juta penumpang pada Mei 2026 atau meningkat 4,17% secara tahunan.
Jumlah penumpang angkutan laut domestik juga meningkat menjadi 2,66 juta penumpang atau naik 6,45%, sementara angkutan penyeberangan mencapai 4,51 juta penumpang atau tumbuh 16,66%.
Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan udara domestik turun 9,22% menjadi 4,11 juta penumpang. Penumpang angkutan udara internasional juga mengalami penurunan 6,41% menjadi 1,65 juta penumpang dibandingkan Mei 2025.
Sementara itu, volume angkutan barang melalui jalur laut domestik mencapai 42,69 juta ton pada Mei 2026 atau meningkat 2,76% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

