Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Nadiem Makarim Kehabisan Kata-kata Usai Divonis 10 Tahun
  • Sumber Daya Alam: Berkah atau Kutukan?
  • Lolos OTT KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Diminta Serahkan Diri
  • KPK Tangkap 10 Orang saat OTT di Kabupaten Kuansing Riau
  • Siaga Merah El Nino 2026: Indonesia Terancam Kering Kerontang!
  • Siap-siap! Soal Udara Bersih Hanoi Bakal Menang dari Jakarta
  • Sejarah Sepak Bola dari Zaman Sebelum Masehi, Ajang Tawuran!
  • Latsarmil Koperasi Merah Putih Hanya Ganti Nama, Ada Udang di Balik Batu?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Lingkungan»Siap-siap! Soal Udara Bersih Hanoi Bakal Menang dari Jakarta

Siap-siap! Soal Udara Bersih Hanoi Bakal Menang dari Jakarta

Lingkungan Rizky Alfiantiko30 Juni 2026 / 18:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Para Pemotor di Negara Vietnam memenuhi persimpangan di Hanoi, seiring pemerintah mulai menerapkan kebijakan zona rendah emisi sebagai langkah bertahap menuju pembatasan kendaraan berbahan bakar bensin.(Foto:Tutur:Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Hanoi (tutur.co.id) – Vietnam kembali mengambil langkah besar dalam upaya menekan polusi udara. Meski pemerintah negara tersebut resmi menunda larangan penuh motor berbahan bakar bensin di Hanoi hingga 2028, namun sebagai gantinya pemerintah menerapkan kawasan rendah emisi (Low Emission Zone/LEZ) secara bertahap mulai pertengahan 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu strategi jangka panjang untuk menciptakan kualitas udara yang lebih baik di ibu kota.

Tahap pertama akan dimulai pada Juli hingga Desember 2026 dengan penerapan zona rendah emisi di beberapa kawasan pusat Hanoi, termasuk area sekitar Danau Hoan Kiem. Pada periode tersebut, sepeda motor berbahan bakar bensin akan dibatasi memasuki kawasan pejalan kaki dan pasar malam pada waktu-waktu tertentu. Meski demikian, layanan darurat tetap diizinkan beroperasi, sementara pengemudi ojek online dan kurir hanya diminta mengurangi aktivitasnya.

Memasuki tahun 2027, cakupan zona rendah emisi akan diperluas ke wilayah Hoan Kiem dan Cua Nam. Aturan juga menjadi lebih ketat karena sepeda motor berbahan bakar bensin yang digunakan untuk layanan transportasi online maupun pengiriman barang tidak lagi diperbolehkan beroperasi di kawasan tersebut. Pemerintah Vietnam berharap masa transisi ini memberi waktu bagi masyarakat untuk beradaptasi.

Mulai 2028 hingga akhir 2029, seluruh kawasan Ring Road 1 Hanoi akan resmi menjadi zona rendah emisi. Seluruh kendaraan roda dua komersial berbahan bakar bensin akan dilarang memasuki area tersebut. Sementara itu, motor pribadi yang tidak memenuhi standar emisi Level 3 sesuai regulasi nasional juga tidak lagi diperbolehkan melintas.

Selain menerapkan pembatasan, pemerintah Vietnam juga menjalankan berbagai program edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Pemilik sepeda motor lama, khususnya kendaraan impor sebelum 2008 atau motor produksi sebelum 2016, didorong untuk mulai mengurangi penggunaan kendaraannya demi mendukung perbaikan kualitas udara di Hanoi.

Baca Juga  Prabowo Minta Pemda Atensi Baliho dan Spanduk: Tertibkan!

Kebijakan ini menunjukkan bahwa transisi menuju transportasi ramah lingkungan tidak selalu dilakukan secara mendadak, melainkan melalui tahapan yang terukur. Dengan meningkatnya tren kendaraan listrik di berbagai negara Asia Tenggara, langkah Vietnam diperkirakan akan menjadi perhatian banyak negara, termasuk Indonesia, yang juga tengah mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan pengurangan emisi di sektor transportasi. Namun tampaknya udara Hanoi bakal jauh lebih bersih dari Jakarta.

dki jakarta Hanoi headline Low Emission Zone pilihan editor polusi udara Vietnam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSejarah Sepak Bola dari Zaman Sebelum Masehi, Ajang Tawuran!
Next Article Siaga Merah El Nino 2026: Indonesia Terancam Kering Kerontang!

Berita Lainnya

Nadiem Makarim Kehabisan Kata-kata Usai Divonis 10 Tahun

30 Juni 2026 / 20:24 WIB

Sumber Daya Alam: Berkah atau Kutukan?

30 Juni 2026 / 20:03 WIB

Siaga Merah El Nino 2026: Indonesia Terancam Kering Kerontang!

30 Juni 2026 / 19:02 WIB

Latsarmil Koperasi Merah Putih Hanya Ganti Nama, Ada Udang di Balik Batu?

30 Juni 2026 / 18:00 WIB

Saat Kuasa Hukum Nadiem Protes usai Hakim Bacakan Vonis: Yang Mulia Takut?

30 Juni 2026 / 16:10 WIB

Latsarmil Disetop Lalu Ganti Nama, Gak Ada Lagi Latihan Menembak

30 Juni 2026 / 16:10 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Militer AS Mulai Blokade Selat Hormuz Hari Ini

Toto Pribadi13 April 2026 / 08:09 WIB

Nadiem Makarim Kehabisan Kata-kata Usai Divonis 10 Tahun

30 Juni 2026 / 20:24 WIB

Sumber Daya Alam: Berkah atau Kutukan?

30 Juni 2026 / 20:03 WIB

Lolos OTT KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Diminta Serahkan Diri

30 Juni 2026 / 20:02 WIB

KPK Tangkap 10 Orang saat OTT di Kabupaten Kuansing Riau

30 Juni 2026 / 19:39 WIB

Siaga Merah El Nino 2026: Indonesia Terancam Kering Kerontang!

30 Juni 2026 / 19:02 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.