Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Desakan Taufik Hidayat Dihukum Kebiri, Berikut Daftar Negara yang Terapkan Aturan Itu
  • Usut Aktor Lain Pembagian Kuota Haji, KPK Cecar Hilman Latief
  • Membawa Warisan Budaya Menjadi Peluang Usaha, Kisah Inspiratif Peraih Penghargaan PFpreneur 2026
  • Daftar 16 Tas Mewah Rampasan KPK, Didominasi Merek Gucci dan Michael Kors
  • Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Transisi Energi Nasional
  • Aksi Gomi Hiroi di Piala Dunia 2026 Kembali Jadi Sorotan
  • Afsel vs Korsel: Taegeuk Warriors Ditantang Semangat Bafana Bafana
  • Liburan Sekolah Dongkrak Mobilitas, Hampir 45 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»MSCI Pertahankan Status Emerging Market, Mirae Asset: Indonesia Masih dalam Masa Pengawasan hingga November 2026

MSCI Pertahankan Status Emerging Market, Mirae Asset: Indonesia Masih dalam Masa Pengawasan hingga November 2026

Market Gusti Tetiro24 Juni 2026 / 20:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: Tutur/Suhodo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Mirae Asset Sekuritas menilai keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market menjadi kabar positif bagi pasar modal domestik. Namun, MSCI masih menempatkan Indonesia dalam masa pengawasan hingga November 2026 sebelum mengambil keputusan lanjutan terkait status klasifikasi pasar.

Dalam laporan bertajuk MSCI 2026 Market Classification Review – Indonesia yang diterima di Jakarta, Rabu (24/6/2026), tim riset Mirae Asset menyebutkan MSCI masih mencermati sejumlah aspek fundamental yang dinilai penting bagi investor global.

“MSCI mempertahankan Indonesia sebagai Emerging Market, namun memperpanjang masa peninjauan (review period) hingga November 2026 sebelum mengambil keputusan akhir terkait status pasar Indonesia,” tulis tim riset Mirae Asset.

Menurut Mirae Asset, salah satu perhatian utama MSCI adalah transparansi struktur kepemilikan saham (shareholding structure). Investor global dinilai masih menghadapi tantangan dalam mengidentifikasi free float yang sebenarnya pada sejumlah emiten di pasar modal Indonesia.

Selain itu, MSCI juga menyoroti integritas proses pembentukan harga saham (price formation). Lembaga penyedia indeks global tersebut mencatat adanya indikasi aktivitas perdagangan yang terkoordinasi (coordinated trading behavior) yang berpotensi mengganggu pembentukan harga yang wajar di pasar.

Di sisi lain, MSCI memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah reformasi yang telah dilakukan regulator dan infrastruktur pasar modal Indonesia, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Sejumlah langkah yang mendapat perhatian positif antara lain peningkatan transparansi data kepemilikan saham, penguatan klasifikasi investor, serta berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan likuiditas pasar.

Meski demikian, MSCI menilai implementasi reformasi tersebut masih memerlukan waktu untuk membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pasar Merespons Positif Naiknya BI-Rate, Ujian Berikutnya Pulihkan Kepercayaan Investor

Mirae Asset memperkirakan MSCI akan terus memantau perkembangan reformasi pasar modal Indonesia hingga November 2026 sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Status Emerging Market dinilai sangat penting bagi Indonesia karena menjadi acuan bagi berbagai investor institusi global dan dana investasi pasif yang menggunakan indeks MSCI sebagai benchmark investasi. Perubahan status pasar berpotensi memengaruhi arus modal asing, likuiditas perdagangan, serta persepsi investor internasional terhadap pasar keuangan Indonesia.

“Indonesia masih berstatus Emerging Market, namun berada dalam periode pengawasan. Fokus utama MSCI saat ini adalah peningkatan transparansi pasar, visibilitas free float, dan integritas pembentukan harga saham untuk memperkuat kepercayaan investor global,” tulis Mirae Asset.

Dengan keputusan tersebut, risiko penurunan status Indonesia ke Frontier Market untuk saat ini mereda. Namun, keberhasilan agenda reformasi pasar modal dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi faktor penting yang menentukan penilaian MSCI pada tinjauan berikutnya pada November 2026.

BEI dan MSCI headline IHSG Mirrae Asset
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMobil BAIC BJ40 Noel Ebenezer Dilelang KPK saat Hakordia
Next Article Periksa Hilman Latief, KPK Cecar Penyelewengan Pembagian Kuota Haji

Berita Lainnya

Desakan Taufik Hidayat Dihukum Kebiri, Berikut Daftar Negara yang Terapkan Aturan Itu

24 Juni 2026 / 22:27 WIB

Afsel vs Korsel: Taegeuk Warriors Ditantang Semangat Bafana Bafana

24 Juni 2026 / 21:00 WIB

Rivalitas Abadi: Adu Gagah Mitsubishi Pajero versus Toyota Fortuner

24 Juni 2026 / 20:37 WIB

Mobil BAIC BJ40 Noel Ebenezer Dilelang KPK saat Hakordia

24 Juni 2026 / 19:26 WIB

Kasus Penyekapan Sadis di Bandung, Anggota Komisi III Minta Pelaku Dikebiri

24 Juni 2026 / 18:02 WIB

Moment Unik di Piala Dunia 2026, Merlin Si Bebek Gemoy Mexico

24 Juni 2026 / 17:20 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Mensos Sebut 11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan

Toto Pribadi09 Februari 2026 / 14:07 WIB

Desakan Taufik Hidayat Dihukum Kebiri, Berikut Daftar Negara yang Terapkan Aturan Itu

24 Juni 2026 / 22:27 WIB

Usut Aktor Lain Pembagian Kuota Haji, KPK Cecar Hilman Latief

24 Juni 2026 / 22:13 WIB

Membawa Warisan Budaya Menjadi Peluang Usaha, Kisah Inspiratif Peraih Penghargaan PFpreneur 2026

24 Juni 2026 / 22:05 WIB

Daftar 16 Tas Mewah Rampasan KPK, Didominasi Merek Gucci dan Michael Kors

24 Juni 2026 / 21:35 WIB

Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Transisi Energi Nasional

24 Juni 2026 / 21:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.