New Jersey (Tutur.co.id) – Timnas Norwegia memastikan diri lolos babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal pada laga Grup I yang berlangsung di Stadion New Jersey, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026) pagi WIB.
Sosok utama di balik kemenangan penting tersebut adalah Erling Haaland. Penyerang andalan Norwegia itu kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol yang memastikan The Vikings mengamankan tiga poin berharga dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga menit terakhir.
Kemenangan ini sekaligus memperkokoh posisi Norwegia di puncak klasemen Grup I dan menjaga catatan impresif mereka di Piala Dunia 2026.
Norwegia Unggul Berkat Efektivitas Serangan
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Norwegia tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Senegal mampu memberikan perlawanan melalui organisasi pertahanan yang disiplin.
Peluang pertama hadir pada menit ketiga ketika Kristoffer Ajer menyambut bola melalui sundulan keras. Namun, kiper Senegal Edouard Mendy tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.
Tiga menit kemudian, Martin Odegaard hampir membawa Norwegia unggul lebih cepat. Sayangnya, tendangan sang kapten masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Setelah beberapa kali gagal memaksimalkan peluang, Norwegia akhirnya memecah kebuntuan menjelang turun minum.
Pada menit ke-43, Marcus Pedersen memanfaatkan kelengahan lini belakang Senegal untuk mencetak gol pembuka. Bek kanan Norwegia itu menyambut umpan terobosan dari sisi kiri dan melepaskan tembakan akurat yang gagal dijangkau Mendy. Gol tersebut membawa Norwegia menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Haaland Tunjukkan Kelas Dunia
Memasuki babak kedua, panggung sepenuhnya menjadi milik Erling Haaland. Hanya lima menit setelah pertandingan kembali dimulai, striker Manchester City itu menggandakan keunggulan Norwegia.
Menerima umpan matang dari Martin Odegaard di dalam kotak penalti, Haaland dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut gawang Senegal.
Gol tersebut semakin mempertegas reputasinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia saat ini. Namun, Senegal tidak menyerah begitu saja.
Pada menit ke-53, Ismaila Sarr berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Berawal dari serangan balik cepat yang dibangun Sadio Mane, Sarr sukses lolos dari pengawalan dan menuntaskan peluang dengan penyelesaian klinis. Gol tersebut sempat menghidupkan kembali harapan Senegal untuk bangkit.
Haaland Kembali Jadi Penentu
Ketika Senegal mulai meningkatkan tekanan, Haaland kembali menunjukkan kualitasnya. Pada menit ke-58, penyerang berusia 25 tahun itu mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Berawal dari umpan lambung ke sisi kanan pertahanan Senegal, Haaland memanfaatkan kecepatan dan kekuatan fisiknya untuk melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang menghujam sudut atas gawang.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-1 dan memberikan ruang bernapas bagi Norwegia. Tambahan dua gol tersebut membuat Haaland kini mengoleksi lima gol dalam dua pertandingan di Piala Dunia 2026, menjadikannya salah satu kandidat terdepan dalam perburuan Sepatu Emas.
Senegal Melawan hingga Detik Terakhir
Meski tertinggal dua gol, Senegal tetap menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Pada masa injury time, Ismaila Sarr kembali mencetak gol melalui tendangan bebas spektakuler yang melengkung melewati pagar hidup sebelum menghantam mistar dan masuk ke gawang.
Gol indah tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 dan membuat beberapa menit terakhir berlangsung dalam ketegangan tinggi. Senegal terus menekan hingga peluit panjang dibunyikan, tetapi Norwegia mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan kemenangan penting.
Haaland Antar Norwegia ke Fase Gugur
Kemenangan ini menjadi modal besar bagi Norwegia dalam upaya mereka melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Selain lolos ke babak gugur, performa luar biasa Erling Haaland kembali mengirimkan pesan kepada seluruh kontestan bahwa Norwegia bukan lagi sekadar tim pelengkap.
Di sisi lain, Senegal masih memiliki peluang untuk lolos, tetapi mereka wajib meraih hasil maksimal pada pertandingan terakhir fase grup sambil berharap hasil lain berpihak kepada mereka.

