Lombok Tengah (tutur.co.id)- Gelaran Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 tidak hanya menjadi ajang pembinaan talenta muda balap nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit.
Memasuki putaran kedua, penyelenggara menyediakan delapan booth gratis bagi pelaku UMKM kuliner untuk menjangkau penonton, pembalap, dan kru balap. Beragam produk lokal ditawarkan, mulai dari Nasi Balap Puyung, Ayam Taliwang, hingga aneka makanan dan minuman khas lainnya.
Salah satu pelaku UMKM, Ayudian dari Warung Makan Jawa (WMJ) Resep Eyang Uti, mengaku terbantu dengan kesempatan berjualan di ajang balap nasional tersebut. Sebelumnya, usahanya hanya dijalankan secara daring dari rumah.
“Terima kasih kepada Pertamina dan penyelenggara. Saya bisa berpartisipasi di sini hanya dengan membawa bahan dan makanan jadi dari rumah. Booth sudah disiapkan dan gratis,” ujar Ayudian.
Selama dua hari penyelenggaraan, omzet penjualannya meningkat hingga 50 persen. Selain menu utama, aneka jajanan seperti roti bolen, gorengan, dan es teh solo menjadi produk favorit yang selalu habis terjual.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan dukungan terhadap Pertamina Mandalika Racing Series diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Menurutnya, ajang ini menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas pasar hingga wisatawan domestik dan mancanegara.

