Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • KPK Tegaskan Tak Duplikasi Penanganan Kasus Korupsi MBG dari Kejagung
  • Pekan Depan, Pemerintah Umumkan Stimulus Ekonomi, Ada Diskon Transportasi dan Insentif Pajak
  • Lokasi Layanan SIM Keliling Akhir Pekan 20 Juni 2026
  • Brasil Bangkit! Haiti Jadi Korban Perdana Goyangan Samba
  • Lokasi Layanan Samsat Keliling Akhir Pekan 20 Juni 2026
  • Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Ajukan Penangguhan Penahanan
  • 7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah
  • Ismael Saibari Kembali Bersinar, Maroko Selangkah Lagi ke Babak Gugur
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Ismael Saibari Kembali Bersinar, Maroko Selangkah Lagi ke Babak Gugur

Ismael Saibari Kembali Bersinar, Maroko Selangkah Lagi ke Babak Gugur

Sepakbola Deba Salamah20 Juni 2026 / 09:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemain Maroko merayakan gol ke gawang Skotlandia. FIFA
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Boston (Tutur.co.id) – Timnas Maroko kembali mengirimkan pesan kuat kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup C, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB

Kemenangan ini membawa Atlas Lions semakin dekat ke babak gugur. Namun di balik hasil positif tersebut, pelatih Mohamed Ouahbi masih memiliki pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan, yakni buruknya penyelesaian akhir yang membuat Maroko gagal mengunci kemenangan lebih cepat.

Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Ismael Saibari pada menit-menit awal pertandingan. Penyerang yang sedang naik daun itu kembali menjadi pahlawan setelah mencetak gol keduanya di turnamen ini.

Saibari Buka Jalan Kemenangan Maroko

Maroko langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Belum genap satu menit pertandingan berjalan, Brahim Diaz menemukan ruang di lini pertahanan Skotlandia dan mengirim umpan matang kepada Ismael Saibari.

Sang striker kemudian melepaskan tembakan keras tanpa kontrol yang gagal dihentikan kiper Skotlandia. Gol cepat tersebut membuat Maroko semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Sepanjang babak pertama, Atlas Lions tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Mereka beberapa kali membongkar pertahanan Skotlandia melalui kombinasi serangan cepat dan penguasaan bola yang rapi.

Sementara itu, peluang terbaik Skotlandia datang menjelang turun minum ketika Andy Robertson mengirim umpan silang ke arah John McGinn. Namun gelandang Napoli tersebut gagal memanfaatkan kesempatan emas yang didapatnya.

Maroko Mendominasi, Skotlandia Bertahan

Memasuki babak kedua, pola pertandingan tidak banyak berubah. Maroko tetap mengendalikan permainan dan terus menekan pertahanan lawan. Beberapa peluang kembali tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat keunggulan mereka tetap hanya satu gol.

Situasi tersebut secara perlahan memberi harapan Skotlandia. Menjelang akhir pertandingan, The Tartan Army mulai berani mengambil risiko lebih besar untuk mencari gol penyama kedudukan.

Baca Juga  Cedera Achilles, Hugo Ekitike Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026

Tekanan demi tekanan sempat diberikan kepada lini belakang Maroko, meski secara keseluruhan mereka tidak benar-benar mampu mengimbangi dominasi lawan. Jika melihat jalannya pertandingan, hasil imbang sebenarnya akan menjadi hukuman yang terlalu berat bagi Maroko.

Penyelesaian Akhir Jadi Masalah Utama Atlas Lions

Meski tampil hampir sempurna dalam banyak aspek permainan, Maroko kembali menunjukkan satu kelemahan yang berpotensi menjadi masalah serius di fase gugur nanti.

Tim asuhan Mohamed Ouahbi sangat efektif dalam membangun serangan dan mampu menciptakan banyak peluang berkualitas. Mereka juga tampil disiplin saat bertahan serta berhasil menutup hampir seluruh ruang yang bisa dimanfaatkan Skotlandia.

Namun ketika peluang emas hadir, para pemain Maroko justru gagal menyelesaikannya dengan baik. Neil El Aynaoui dan Bilal El Khannouss sama-sama mendapatkan kesempatan satu lawan satu dengan kiper Angus Gunn, tetapi keduanya gagal mengubah peluang tersebut menjadi gol.

Selain itu, terdapat umpan silang matang yang seharusnya hanya membutuhkan sentuhan sederhana untuk menjadi gol, tetapi tidak ada pemain yang mampu menyambarnya.

Saibari juga nyaris mencetak gol keduanya setelah tendangannya membentur mistar gawang. Sementara Amaimouni-Echghouyab membuang peluang emas pada masa injury time setelah tembakannya melambung jauh di atas gawang.

Dari total 11 tembakan yang dilepaskan Maroko, hanya dua yang mengarah tepat ke gawang. Salah satunya berbuah gol dari Saibari, sementara satu peluang lainnya digagalkan penyelamatan gemilang Angus Gunn.

Statistik tersebut menunjukkan bahwa efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi aspek yang harus segera diperbaiki jika Maroko ingin melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Skotlandia Hampir Mencuri Hasil

Karena terus gagal menambah gol, Maroko akhirnya harus menghadapi tekanan di menit-menit akhir pertandingan. Skotlandia yang sebelumnya kesulitan menciptakan peluang mulai percaya diri untuk menyerang. Upaya terbaik mereka datang melalui Scott McTominay yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, meski bola hanya menghantam sisi luar jaring gawang.

Baca Juga  Tangis Donnarumma Iringi Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2026

The Tartan Army juga beberapa kali meminta penalti kepada wasit, namun seluruh klaim tersebut ditolak. Meski gagal mencetak gol, perlawanan Skotlandia di penghujung laga menjadi peringatan bagi Maroko tentang pentingnya memanfaatkan peluang saat masih mendominasi pertandingan.

Haiti Jadi Kesempatan Sempurna untuk Mempertajam Lini Depan

Pada pertandingan terakhir Grup C, Maroko akan menghadapi Haiti yang di atas kertas merupakan tim dengan kualitas terendah di grup ini. Meski Haiti telah menunjukkan semangat juang yang tinggi sepanjang turnamen, kualitas skuad mereka masih berada di bawah Maroko.

Situasi tersebut memberikan kesempatan ideal bagi Atlas Lions untuk memperbaiki ketajaman lini depan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri sebelum memasuki fase gugur.

Jika mampu tampil lebih klinis di depan gawang, Maroko bukan hanya berpeluang mengamankan tiket ke babak berikutnya, tetapi juga merebut posisi puncak klasemen Grup C.

Maroko Makin Menakutkan, tetapi Belum Sempurna

Kemenangan atas Skotlandia memperlihatkan bahwa Maroko memiliki semua elemen untuk menjadi salah satu tim paling berbahaya di Piala Dunia 2026. Mereka solid saat bertahan, agresif ketika menekan lawan, dan mampu menciptakan peluang secara konsisten.

Namun, satu hal yang masih menghalangi mereka untuk naik ke level kandidat juara adalah penyelesaian akhir. Jika masalah tersebut berhasil diperbaiki, Atlas Lions bisa menjadi ancaman serius bagi tim mana pun di fase gugur nanti.

Ismael Saibari Maroko Maroko vs Skotlandia Piala Dunia 2026 Skotlandia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBalogun dan Freeman Antar Amerika Serikat Lolos Babak 32 Besar
Next Article 7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

Berita Lainnya

Brasil Bangkit! Haiti Jadi Korban Perdana Goyangan Samba

20 Juni 2026 / 09:56 WIB

Balogun dan Freeman Antar Amerika Serikat Lolos Babak 32 Besar

20 Juni 2026 / 08:30 WIB

Mimpi 280 Juta Rakyat! Prabowo dan Herdman Satukan Tekad Menuju Piala Dunia 2030

20 Juni 2026 / 05:00 WIB

Prabowo, Erick Thohir, dan John Herdman Bahas Misi Besar Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

19 Juni 2026 / 23:06 WIB

Turki vs Paraguay: Saatnya Menebus Kegagalan Laga Perdana

19 Juni 2026 / 22:15 WIB

Brasil vs Haiti: Tidak Ada Lagi Alasan Selain Menang

19 Juni 2026 / 20:45 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Data Penumpang Dibobol dari Dalam, DPR Minta KAI Hukum Oknum Pegawai

Alpin Pulungan10 Januari 2026 / 14:40 WIB

KPK Tegaskan Tak Duplikasi Penanganan Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

20 Juni 2026 / 10:26 WIB

Pekan Depan, Pemerintah Umumkan Stimulus Ekonomi, Ada Diskon Transportasi dan Insentif Pajak

20 Juni 2026 / 10:10 WIB

Lokasi Layanan SIM Keliling Akhir Pekan 20 Juni 2026

20 Juni 2026 / 09:59 WIB

Brasil Bangkit! Haiti Jadi Korban Perdana Goyangan Samba

20 Juni 2026 / 09:56 WIB

Lokasi Layanan Samsat Keliling Akhir Pekan 20 Juni 2026

20 Juni 2026 / 09:51 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.