Jakarta (tutur.co.id) – Mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen mengaku mendapat telepon dari Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago sebelum eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan berlangsung, Kamis 18 Juni 2026.
Kivlan mengungkap Djamari meminta agar eksekusi hotel yang berada di komplek Gelora Bung Karno, tidak terjadi benturan fisik dan korban jiwa.
“Jangan nanti ada benturan karena saya sama teman saya Menkopolhukam telpon, jangan ada terjadi benturan fisik,” ujar Kivlan menceritakan isi percakapan.
Kivlan mengaku memiliki kedekatan dengan Djamari sejak masa taruna. Bahkan semasa pendidikan militer keduanya berada pada kamar yang saling berdekatan.
“Karena saya dengan dia teman baik, teman deket tempat tidur, dia 6806 saya 6807,” kenangnya.
Kedatangannya saat eksekusi pengosongan hotel berlangsung, ia mengaku sebagai kuasa hukum ahli waris dari pihak Hotel Sultan.

