Jakarta (tutur.co.id) – Saat proses eksekusi Hotel Sultan berlangsung, terdapat sejumlah tamu yang masih berada di dalam gedung.
Mereka panik bahkan kebingungan saat momen kericuhan berlangsung antara massa dari pihak hotel melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian yang mengawal pengosongan Hotel, Kamis 18 Juni 2026.
Berdasarkan pantauan tutur.co.id di lokasi, setelah polisi berhasil memukul mundur massa dan pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) memasuki lobi hotel, terlihat masih terdapat beberapa tamu yang berada di ruang tunggu hotel.
Pengamatan di lokasi, salah satu tamu satu keluarga itu membawa dua koper bersama dua orang anaknya. Saat dihampiri, ia mengaku baru saja ingin meninggalkan hotel. Ia terlihat panik dan kebingungan.
“Baru mau cekout mas,” jawab tamu.
Meski pemerintah sudah melakukan peringatan agar pihak Hotel Sultan segera mengemas barang dan meninggalkan lokasi.
Namun sepertinya tak digubris, hal itu tercermin aktivitas hotel masih berjalan normal, seperti masih adanya tamu yang menginap dan restoran hotel beroperasi lengkap dengan hidangannya.

