Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Lima Saran Dino Patti Djalal untuk Presiden Direspon Seskab Teddy

Lima Saran Dino Patti Djalal untuk Presiden Direspon Seskab Teddy

Politik Toto Pribadi02 Juni 2026 / 14:43 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sekretaris Kabiner (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/2/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Kritikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal lewat lima saran soal perjalanan luar negeri ke Presiden Prabowo Subianto mendapat tanggapan dari Seskab Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal telah mengunggah video berisi lima aran agar Presiden Prabowo Subianto mengurangi perjalanan ke luar negeri. Dalam video itu, Dino Patti Djalal mengaku memberikan saran kepada Prabowo sebagai seorang sahabat lama.

“Sebagai sahabat lama Bapak, saya mewakili komunitas hubungan internasional dan banyak rakyat Indonesia, mengimbau Presiden Prabowo untuk secara signifikan mengurangi perjalanan ke luar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik mengenai hal ini,” ujar Dino.

Menurut Dino Patti Djalal, Presiden Prabowo menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri sejak menjabat. Selain itu, Dino menyebut kunjungan kepala negara ke luar negeri memakan biaya yang besar mulai dari biaya rombongan, biaya pesawat, biaya hotel, biaya logistik, biaya konsumsi, biaya protokoler, hingga pengamanan.

“Dalam perhitungan kami, dari seluruh pemimpin dunia, Presiden Prabowo telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri,” katanya.

Satu perjalanan ke luar negeri, masih menurut Dino Patti Djalal, bisa menelan biaya puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Berangkat dari itulah, Dino menyarankan lima hal kepada Prabowo.

Pertama, Dino menyarankan Prabowo lebih mengandalkan video call, Zoom call, atau telepon untuk berkomunikasi dengan pemimpin dunia. Selain itu, Dino juga menegaskan biasanya kunjungan bilateral hanya berlangsung selama satu jam atau paling banter dua jam.

Perihal ini, Dino mencontohkan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, yang sudah 17 kali menelepon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kata Dino, Claudia belum sekali pun melakukan pertemuan bilateral, padahal Amerika adalah mitra perdagangan terbesar bagi Meksiko.

Baca Juga  IHSG Berpeluang Uji 7.080, Rupiah Diprediksi Menguat Terbatas

Kedua, Dino menyarankan Prabowo memanfaatkan kunjungan ke suatu forum internasional bertemu kepala negara lain yang juga hadir. Ia menyebut Presiden Finlandia Alexander Stubb pernah meminta waktu bertemu dengan Prabowo saat sidang PBB di New York, tapi tidak direspons.

Ketiga, Dino menyarankan kunjungan internasional Prabowo dapat dilakukan secara profesional dan direncanakan dengan baik. Dino mengamati ada sejumlah kunjungan yang dilakukan secara spontan, tanpa perencanaan dan tujuan yang jelas, sehingga secara garis besar perlu dipetakan setahun sebelumnya.

Keempat, Dino menyarankan untuk satu tahun ke depan Prabowo lebih banyak menerima tamu negara di Tanah Air ketimbang melakukan perjalanan ke luar negeri. Dino mencontohkan Presiden Cina Xi Jinping, yang lebih banyak menerima tamu negara di Beijing ketimbang bepergian ke luar negeri.

Kelima, Dino menyarankan ke depan sebagian besar misi diplomatik yang bersifat taktis dapat ditangani Menlu Sugiono. Hal ini menurut Dino akan menghemat biaya karena perjalanan Menlu hanya didampingi oleh tiga orang staf, akan jauh lebih hemat dari biaya perjalanan presiden.

Seskab Tanggapi Saran Dino Patti Djalal

Seskab Teddy Indra Wijaya menanggapi kritikan tersebut. Soal biaya ke luar negeri, kata Teddy, kelebihan biaya kunjungan luar negeri Prabowo ditanggung pribadi. Namun Teddy tetap menyampaikan terima kasih atas masukan yang telah diberikan.

“Karena saya di-mention oleh Pak Dubes Dino, saya mau meluruskan beberapa hal. Sebelumnya, terima kasih atas masukan yang telah diberikan, sangat cermat dan terstruktur,” ujar Teddy di akun media sosial Instagram milik Sekretariat Presiden.

Namun dalam ucapan terima kasihnya itu, Seskab Teddy tampak sedikit menyisipkan sindiran untuk Dino Patti Djalal

“Saya pikir beliau adalah diplomat hebat, pernah menjadi wakil menteri luar negeri walau hanya diberi kesempatan sekitar 3 bulan,” kata Teddy.

Baca Juga  Dolar AS Hampir Tembus Rp 18.000, Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Domestik

Selain itu, Teddy juga menegaskan jumlah orang dalam rombongan kunjungan luar negeri Prabowo sudah berkurang besar-besaran, hampir 50 persen, dari periode pemerintahan sebelumnya.

“Nah, kalau dulu itu itu sekali keluar negeri bisa lebih dari dari 120 orang, zaman Pak Dino seperti itu. Nah, zaman Pak Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal,” tegas Teddy.

Teddy juga menegaskan Prabowo menjadi presiden ketika kondisi dunia sedang dinamis hari per hari, dan dipenuhi konflik global. Oleh karena itu, sambungnya, Prabowo perlu membangun dan menjalin hubungan dengan para pemimpin dunia.

dino patti djalal headline kunjungan kerja kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto Teddy Indra Wijaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleImpor Indonesia Melonjak 22,49% pada April 2026, Bahan Baku dan Migas Jadi Pendorong Utama
Next Article Tips Menjaga Mood Anak Jelang Ujian Akhir Sekolah

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kapolri Pastikan Pantau Indikasi Pidana Saham Gorengan

Deba Salamah10 Februari 2026 / 18:30 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.