Kyiv (tutur.co.id) – Perang Rusia kontra Ukraina masih terus terjadi hingga saat ini. Kabar terbaru, Rusia telah menembakkan rudal balistik Oreshnik untuk menghantam Kota Oblast, Kyiv. Ini menjadi rudal Oreshnik ketiga yang digunakan Rusia untuk perang lawan Ukraina.
Ya, sebelumnya Rusia telah dua kali menggunakan rudal jarak menengah ini sebanyak dua kali selama Perang Ukraina. Pertama digunakan pada 21 November 2024 untuk menghantam Kota Dnipro dan yang kedua pada 9 Januari 2026 lalu untuk menghantam infrastruktur di Oblast.
Dilansir dari euromaidanpress, Minggu 24 Mei 2026, kabar digunakannya rudal hipersonik ini juga dibenarkan saksi mata di Kota Oblast. Warga kota melaporkan mendengar ledakan keras yang tidak biasa, diikuti oleh beberapa ledakan lebih kecil yang menjadi ciri khas Oreshnik.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy sendiri langsung mengeluarkan peringatan tentang serangan terbaru Rusia tersebut. Bahkan pihaknya kini tengah mengendus rencana serangan Rusia yang lebih massif lagi.
intelijen Ukraina, mengutip data yang dibagikan oleh mitra AS dan Eropa, memberitahunya bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan besar-besaran ke Ukraina. Hal itu didukung dengan pemindahan empat peluncur ke Oblast Kursk.
Pengerahan ini membuka kemungkinan serangan terhadap wilayah Ukraina dengan rudal Oniks dan Tsirkon dari arah utara, yang akan mempersingkat waktu tempuh rudal-rudal ini ke Kyiv dari dua hingga tiga menit menjadi beberapa detik.

