Yogyakarta (tutur.co.id) – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai terasa di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta. Sehari menjelang berakhirnya masa Angkutan Nataru, sebanyak 30.119 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Peningkatan signifikan terlihat di Stasiun Tugu Yogyakarta yang menjadi titik keberangkatan utama penumpang arus balik. Pada Sabtu (3/1/2026), Stasiun Tugu Yogyakarta memberangkatkan 12.736 penumpang, naik sekitar 30 persen dibandingkan volume penumpang akhir pekan normal.
“Sisa tempat duduk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih ada 15.000 tiket termasuk untuk tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang.” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih dalam rilis yang diterima tutur.co.id pada Sabtu (3/1/2026).
Lonjakan penumpang juga terjadi di Stasiun Lempuyangan yang memberangkatkan 6.078 penumpang, serta Stasiun Solobalapan dengan 5.854 penumpang berangkat. Sementara itu, Stasiun Klaten mencatat 1.778 penumpang, Stasiun Wates 732 penumpang, dan sisanya dari stasiun lain di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta.
“Daop 6 menghimbau masyarakat agar memesan tiket KA melalui aplikasi resmi KAI yaitu Access by KAI atau channel eksternal lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI. Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train untuk alternatif tiket pada relasi yang diinginkan telah habis,” ujar Feni.
Puncak arus balik libur Nataru diperkirakan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026. Untuk itu, penumpang diingatkan agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun, mengingat potensi kepadatan lalu lintas pada masa arus balik libur Nataru, sehingga penumpang dapat tiba lebih awal dan tidak tertinggal kereta.

