Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Trump Ancam Tarif 25 Persen bagi China, India, Turki dan Pakistan

Trump Ancam Tarif 25 Persen bagi China, India, Turki dan Pakistan

Market Gusti Tetiro15 Januari 2026 / 13:46 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto:
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menaikkan tensi geopolitik dengan Iran. Melalui pernyataan terbarunya, Trump berencana memberlakukan tarif impor hingga 25 persen terhadap negara-negara yang masih menjalin hubungan bisnis dengan Republik Islam Iran. Kebijakan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk tekanan lanjutan Washington terhadap Teheran.

Rencana itu disampaikan Trump melalui unggahan di akun resmi Truth Social. Ia menegaskan kebijakan tersebut bersifat final dan mengikat, meski hingga kini belum dituangkan dalam dokumen resmi Gedung Putih.

“Mulai sekarang juga, negara mana pun yang berbisnis dengan Republik Islam Iran akan dikenakan tarif sebesar 25 persen untuk semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat,” tulis Trump, seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (15/1/2026).

Tekanan terbaru ini muncul di tengah situasi domestik Iran yang kian bergejolak. Dalam beberapa dekade terakhir, Iran menghadapi gelombang protes besar, bersamaan dengan kondisi ekonomi yang memburuk akibat sanksi Barat. Inflasi melonjak, tingkat pengangguran meningkat, dan nilai mata uang rial terus tertekan.

Trump juga secara terbuka memperingatkan pimpinan Iran mengenai kemungkinan opsi militer Amerika Serikat. Namun, peringatan itu tidak menyurutkan sikap Teheran. Pemerintah Iran menegaskan tidak gentar menghadapi ancaman tersebut.

“Jika AS ingin menguji opsi militer yang pernah mereka uji sebelumnya, kami siap untuk itu,” ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Ancaman tarif 25 persen ini berpotensi berdampak luas terhadap peta perdagangan global, terutama bagi negara-negara yang selama ini menjadi mitra utama Iran.

Menurut laporan Al Jazeera, China menjadi salah satu pihak yang paling terdampak. Negeri Tirai Bambu tercatat sebagai mitra dagang terbesar Iran, dengan nilai perdagangan lebih dari 13 miliar dolar AS pada 2024. Data Bank Dunia menunjukkan volume perdagangan kedua negara mencapai 37 miliar dolar AS pada 2022, sementara pada 2025 China mengimpor sekitar 80 persen minyak Iran.

Baca Juga  Laba PT Pegadaian Melonjak 42,6% Jadi Rp8,34 Triliun pada 2025, Ekosistem Emas Tembus 136 Ton

Selain China, Turki juga masuk dalam daftar mitra dagang utama Iran. Berdasarkan data UN Comtrade 2024, nilai perdagangan kedua negara mencapai 5,7 miliar dolar AS, menjadikan Turki sebagai mitra terbesar kedua Iran.

Pakistan dan India turut tercatat sebagai tujuan ekspor penting bagi Iran. Pakistan membukukan nilai perdagangan sekitar 1,2 miliar dolar AS pada 2024, sementara India mencatat nilai ekspor Iran sebesar 1,05 miliar dolar AS pada periode yang sama.

Langkah Trump ini diperkirakan akan menambah kompleksitas hubungan dagang global, sekaligus menguji posisi negara-negara mitra Iran dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan tekanan politik dari Amerika Serikat.

Amerika Serikat China Donald Trump Tarif Dagang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBI: Struktur Utang Luar Negeri Tetap Sehat, Rasio terhadap PDB Turun ke 29,3%
Next Article Video: “Jangan Childish!” Ketua Komisi XIII DPR Sentil Keras Komnas HAM dan Komnas Perempuan

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jadwal Leg Kedua 16 Besar Liga Champions: Penentuan Tiket Perempat Final

Sasha Widiawati17 Maret 2026 / 11:17 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.