Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Bulan K3 Nasional 2026, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Ekosistem Keselamatan Kerja Kolaboratif

Bulan K3 Nasional 2026, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Ekosistem Keselamatan Kerja Kolaboratif

Politik Sasha Widiawati14 Januari 2026 / 22:43 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gubernur Khofifah memimpin Apel Bulan K3 Nasional 2026 di Gresik dan mengajak seluruh pihak memperkuat ekosistem keselamatan kerja yang profesional.
Gubernur Khofifah memimpin Apel Bulan K3 Nasional 2026 di Gresik dan mengajak seluruh pihak memperkuat ekosistem keselamatan kerja yang profesional.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Gresik (tutur.co.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 yang digelar di Lapangan PT Petrokimia Gresik, Rabu (14/1). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengajak seluruh stakeholder untuk menguatkan ekosistem pengelolaan K3 nasional sebagaimana tema Bulan K3 Nasional 2026. Menurutnya, pengelolaan K3 yang profesional dan kolaboratif merupakan fondasi penting bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Tema tersebut juga sejalan dengan Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Jatim Kerja, yang menempatkan perlindungan pekerja, peningkatan kualitas lingkungan kerja, serta produktivitas sebagai pilar utama pembangunan daerah.

“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan nilai luhur yang menjamin hak setiap pekerja untuk pulang dengan selamat. Karena itu, Pemprov Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperkuat budaya K3 yang berkelanjutan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” kata Khofifah.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa membangun ekosistem K3 berarti membangun keterhubungan yang utuh antar seluruh pihak. Pemerintah berperan sebagai regulator dan fasilitator, dunia usaha sebagai inovator, serta pekerja sebagai subjek utama sekaligus mitra aktif dalam penerapan K3.

Sinergi tersebut diperkuat oleh peran akademisi dan asosiasi profesi sebagai sumber pengetahuan dan praktik terbaik, serta media sebagai penggerak literasi dan kesadaran publik.

“Tidak ada satu pihak pun yang mampu mengelola K3 sendirian. Kolaborasi menjadi kunci utama agar sistem K3 berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berkat sinergi dan kolaborasi tersebut, Pemprov Jawa Timur telah menerima sejumlah penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Pada awal 2026, Pemprov Jatim memberikan total 717 penghargaan K3 kepada berbagai pihak di Jawa Timur.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Saksikan Final Marbot Soccer League 2026 di Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Kesehatan Marbot Masjid

Penghargaan tersebut meliputi 9 bupati/wali kota penerima Penghargaan Pembina K3 Terbaik, 354 perusahaan penerima penghargaan Zero Accident, 154 perusahaan penerima penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3), 104 perusahaan penerima penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2 HIV/AIDS), serta 96 perusahaan penerima penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis (P2 TB).

“Berkat sinergi dan kolaborasi kita semua, Alhamdulillah Pemprov Jawa Timur diwakili Gubernur telah menerima penghargaan Pembina K3 terbaik nasional selama 6 kali berturut-turut. Juga di tahun 2025 kembali Pemprov Jawa Timur menerima penghargaan sebagai provinsi dengan kinerja pengawasan Ketenagakerjaan terbaik itu juga karena Sinergi dan kolaborasi kita semua,” ucapnya.

Meski meraih berbagai prestasi, Khofifah menegaskan bahwa pengelolaan K3 harus terus ditingkatkan dengan landasan profesionalisme, kompetensi, dan integritas dalam setiap kebijakan.

“Setiap kebijakan K3 harus berbasis data, berani menolak praktik kerja yang berisiko, serta konsisten menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa sistem K3 harus andal dan mampu menghadapi krisis maupun situasi darurat.

“Keandalan sistem K3 hanya dapat dicapai melalui perencanaan yang matang, pelatihan yang berkelanjutan, serta evaluasi yang dilakukan secara jujur dan terbuka,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung dan mengakselerasi implementasi kebijakan Pemerintah Pusat di bidang K3 melalui penguatan pembinaan, pengawasan, serta sinergi lintas sektor.

“Kami memastikan bahwa setiap program K3 nasional dapat diimplementasikan secara adaptif di daerah, tanpa mengurangi standar keselamatan, sehingga perlindungan pekerja dapat dirasakan secara merata,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha, asosiasi, dan serikat pekerja untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya K3 yang berkelanjutan.

“Melalui momentum Bulan K3 Nasional ini, saya mengajak seluruh pelaku usaha, asosiasi, hingga serikat pekerja untuk mempererat koordinasi dan menciptakan inovasi yang responsif dalam memitigasi risiko kerja. Mari kita bangun budaya keselamatan yang mandiri dan berkelanjutan demi menciptakan industri modern yang manusiawi serta ramah lingkungan,” pungkasnya.

Baca Juga  Berjasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran: Pak JK Idola Saya!

Di akhir upacara, Gubernur Khofifah menyerahkan secara simbolis 30 piagam penghargaan K3 dari total 717 penghargaan. Pada kategori Bupati/Wali Kota sebagai Pembina K3 Terbaik, penghargaan Platinum Terbaik I diraih Wali Kota Surabaya, disusul Bupati Gresik dan Bupati Pasuruan. Kategori Gold diberikan kepada Bupati Lamongan, Tuban, dan Sidoarjo, sedangkan Kategori Silver diraih Bupati Mojokerto, Malang, dan Banyuwangi.

Penghargaan Zero Accident secara simbolis diberikan kepada 13 perusahaan, di antaranya PT Petrokimia Kayaku, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, dan Kangean Energy Indonesia Ltd. Penghargaan SMK3 diserahkan kepada PT Petrokimia Gresik, PT PLN UID Jawa Timur, dan PT Putra Restu Ibu Abadi.

Sementara itu, penghargaan P2 HIV/AIDS diberikan kepada PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk dan PT Gudang Baru Berkah, serta penghargaan P2 Tuberkulosis (TB) diberikan kepada PR Jaya Makmur Abadi, PT Petrosida Gresik, dan PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar.

Gubernur Khofifah juga menyerahkan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada tiga ahli waris pekerja, masing-masing sebesar Rp400.703.840 kepada ahli waris Ach Asykin Supratikno, Rp380.184.530 kepada Sujianto, dan Rp290.717.750 kepada Ahmad Taufiq.

“Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para bupati dan wali kota, pelaku usaha, serta para pekerja atas komitmennya dalam penerapan K3. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan budaya keselamatan kerja,” pungkasnya. (sas)

K3 Khofifah Indar Parawansa PT Petrokimia Gresik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBagian dari RPJMD Surabaya, Wali Kota Surabaya: RPH Pegirian Tetap Dipindah!
Next Article Mahasiswa Unair Raih Silver Medal di IPITEx 2026 Thailand Lewat Inovasi Produk Perawatan Tropis

Berita Lainnya

Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR

14 Juli 2026 / 13:06 WIB

Tutur PoV: Jangan Rampas Hak Rakyat Karena Politik Kita Rusak

05 Juli 2026 / 09:27 WIB

PGN Siap Manfaatkan Stranded Gas Lapangan Sengeti untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

23 Juni 2026 / 20:04 WIB

Daftar Mantan Koruptor Kembali Masuk Jadi Petinggi Partai

22 Juni 2026 / 16:42 WIB

Polemik Mantan Koruptor, Bestari Barus: Hak Personal untuk Gabung PSI

22 Juni 2026 / 14:09 WIB

Mantan Koruptor Dikabarkan Gabung PSI, Berikut Jejak Kasus Nur Alam

22 Juni 2026 / 12:50 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Undian Indonesia Open 2026: Wakil Indonesia Langsung Diuji Sejak Babak Awal

Deba Salamah02 Juni 2026 / 07:00 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.