Jakarta (tutur.co.id) – PSSI melalui anggota Komite Eksekutif (Exco), Arya Sinulingga, mengungkapkan tingginya antusiasme suporter terhadap perjuangan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027.
Arya menyebut penjualan tiket pertandingan Timnas Indonesia pada turnamen tersebut telah mencapai sekitar 15 persen sejak tahap awal dibuka.
Menurut Arya, informasi tersebut diperoleh dari komunitas suporter Garuda di kawasan Timur Tengah. Tingginya minat penonton disebut langsung terlihat tak lama setelah tiket resmi dijual.
Ia mengaku mendapat laporan bahwa tiket tahap awal untuk beberapa pertandingan Timnas Indonesia langsung habis terjual.
Antusiasme tersebut menjadi sinyal besarnya dukungan publik terhadap skuad Garuda yang akan tampil di turnamen terbesar sepak bola Asia tersebut.
Penjualan tiket tahap pertama disebut hanya melepas sekitar 15 persen dari total kapasitas stadion. Namun kuota awal tersebut dikabarkan langsung habis, terutama untuk laga melawan Timnas Qatar.
Pertandingan Indonesia kontra Qatar dijadwalkan berlangsung pada 16 Januari 2027 di Aramco Stadium.
Stadion tersebut memiliki kapasitas sekitar 47 ribu penonton dan diperkirakan akan dipenuhi suporter dari kedua negara.
Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Skuad Garuda akan memulai perjalanan di fase grup dengan menghadapi Timnas Jepang pada 11 Januari 2027 di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Jeddah.
Setelah itu, Indonesia akan menghadapi Qatar sebelum menutup fase grup melawan Timnas Thailand pada 20 Januari 2027 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah.
Partisipasi terakhir Indonesia di Piala Asia terjadi pada edisi 2023 di Qatar. Saat itu, skuad Garuda berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak 16 besar sebelum dihentikan Timnas Australia.
Kini, dengan komposisi pemain yang semakin kompetitif dan dukungan suporter yang besar, harapan publik terhadap performa Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 kembali meningkat.
Tingginya penjualan tiket sejak tahap awal menunjukkan antusiasme suporter Indonesia tetap menjadi salah satu yang terbesar di kawasan Asia. (sas)

