Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Malaysia Langsung Sigap Waspada Wabah Hantavirus, Bagaimana Indonesia?

Malaysia Langsung Sigap Waspada Wabah Hantavirus, Bagaimana Indonesia?

Health Toto Pribadi10 Mei 2026 / 16:05 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kapal Pesiar M/V Hondius jadi tempat penyebaran Hantavirus (Foto: Tutur/France24)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Putrajaya (tutur.co.id) – Serangan Covid-19 yang hingga saat ini masih terasa dampaknya membuat banyak negara belajar banyak dan tak ingin kecolongan lagi. Malaysia contohnya langsung bergerak cepat setelah muncul kabar wabah Hantavirus.

Ya, Malaysia langsung meningkatkan pemeriksaan kesehatan di semua titik masuk internasional, khususnya di sektor maritim, untuk mencegah masuknya hantavirus ke negara tersebut. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad.

Sang menteri juga meyakinkan publik bahwa hingga hari ini Minggu 10 Mei, belum ada kasus hantavirus yang dilaporkan di Malaysia atau yang melibatkan warga Malaysia. Namun, ia menekankan bahwa negara harus tetap waspada terhadap virus yang ditularkan oleh hewan pengerat ini.

“Kita tidak ingin menimbulkan kepanikan, tetapi kita juga tidak ingin masyarakat lengah. Tidak ada negara yang aman kecuali kita mengambil tindakan pencegahan dan tetap siap siaga,” kata Dzulkefly Ahmad dilansir dari The Strait Times.

Untuk memperkuat perbatasan negara, Dzulkefly mengatakan pengawasan ketat diberlakukan di sektor maritim, dengan inspeksi kesehatan diwajibkan untuk semua kapal dan perahu yang memasuki perairan Malaysia, terutama yang datang dari daerah berisiko tinggi.

Ia mengatakan bahwa hingga Mei, total 22.367 kapal dan perahu telah diperiksa di titik masuk Malaysia. Dari pemeriksaan tersebut, katanya, 2.421 sertifikat izin berlayar dan 1.146 sertifikat sanitasi kapal telah dikeluarkan.

“Langkah-langkah ini sangat penting untuk memastikan bahwa kapal-kapal yang memasuki negara kita mematuhi persyaratan kesehatan dan sanitasi publik internasional,” kata sang menteri dalam konferensi pers di Cyberjaya tersebut.

Dzulkefly juga menguraikan pendekatan empat langkah yang diambil oleh kementerian untuk mengatasi ancaman tersebut, termasuk pengawasan global dan berbagi informasi, kontrol perbatasan yang ketat, pemantauan maritim yang ditargetkan, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Penerbangan di Indonesia Wilayah Timur Terdampak Perang Iran-Israel

Jika Malaysia begitu sigap dan cepat dalam merespon wabah Hantavirus ini, bagaimana dengan Indonesia? Hingga saat ini, pemerintah Indonesia tampak masih santai-santai saja meski beberapa waktu lalu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjanjikan skrining jalur masuk Idonesia. Faktanya belum ada pemeriksaan-pemeriksaan terutama di titik-titik pelabuhan.

Covid-19 Hantavirus hantavirus disebarkan tikus headline pilihan editor wabah hantavirus
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolisi Janji Kejar Bos Judol WNA di Perkantoran Hayam Wuruk
Next Article Wamentan Lapor Swasembada Pangan ke Jokowi, Bukan ke Prabowo

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KPK Ungkap Pemerasan Syamsul Aulia Dilakukan Hingga ASN Bawahan

Ahmad Nuryaman06 Mei 2026 / 13:16 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.