Semarang (tutur.co.id) – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono melaporkan perkembangan sektor pertanian nasional kepada mantan Presiden Joko Widodo saat bersilaturahmi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah.
Sudaryono mendatangi kediaman Jokowi di Solo pada Sabtu kemarin dan melaporkan perkembangan sektor pertanian nasional serta pentingnya kesinambungan pembangunan untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya juga melaporkan ke Pak Jokowi bahwa swasembada telah kita raih di tahun 2025 dan akan kita teruskan,” kata Wamentan dilansir dari Antara, Minggu 10 Mei 2026.
Ia mengatakan keberhasilan tersebut ditandai dengan penghentian impor beras serta meningkatnya kesejahteraan petani. Pemerintah, lanjut dia, juga telah menaikkan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram guna memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.
Wamentan juga melaporkan bahwa pemerintah dinilai berhasil menjaga ketersediaan pupuk bagi petani melalui pemberian diskon harga hingga 20 persen. Begitu juga dengan perbaikan dan dukungan pengairan serta pembelian hasil panen dengan harga yang baik yang dinilainya memperkuat optimisme petani dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Saat disinggung terkait laporannya ke Jokowi, Wamentan memandang pengalaman dan pandangan Jokowi masih penting sebagai bekal dalam menjalankan program-program pembangunan, khususnya di sektor pangan saat ini.

