Hongkong (tutur.co.id)- PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali mencatatkan pengakuan global setelah meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple a Sustainability Finance Awards 2026 yang digelar di Four Seasons Hong Kong. Berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur, PNM memenangkan kategori “Best Orange Bond/Sukuk – Indonesia” atas penerbitan sukuk senilai Rp3,77 triliun.
Penghargaan ini menegaskan peran PNM dalam mengembangkan instrumen keuangan berkelanjutan yang terhubung langsung dengan dampak sosial, khususnya pemberdayaan perempuan dan pelaku usaha ultra mikro. Capaian tersebut juga melanjutkan rekam jejak positif PNM di ajang serupa dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui pendekatan keuangan syariah yang inklusif, PNM tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Instrumen sukuk yang diterbitkan menjadi bagian dari strategi untuk mendorong pembangunan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Hingga Maret 2026, layanan pemberdayaan PNM telah menjangkau lebih dari 22,9 juta nasabah di seluruh Indonesia. Jaringan layanan tersebar di 36 provinsi, 452 kabupaten/kota, dan lebih dari 6.000 kecamatan, didukung oleh kantor cabang, unit Mekaar, dan unit ULaMM. Sebagian besar pembiayaan juga diarahkan pada skema berbasis syariah sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem keuangan yang inklusif.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary , menyebut penghargaan ini menjadi cerminan upaya kolektif perusahaan dalam menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga berdampak nyata.
Ke depan, PNM akan terus memperkuat perannya sebagai mitra pemberdayaan perempuan prasejahtera agar mampu tumbuh mandiri dan berkontribusi pada ekonomi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

