Jakarta (tutur.co.id) – Ada kabar gembira untuk warga DKI Jakarta pengguna transportasi umum. Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Velodrome-Manggarai akan bisa dimanfaatkan pada pertengahan tahun 2026.
Kabar baik ini diungkapkan Corporate Secretary PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ermy Puspa Yunita setelah sukses menyambungkan perlintasan jalur layang LRT di atas jalan Tol Wiyoto Wiyono.
Menurut dia, pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter di atas Tol Wiyoto Wiyono merupakan tahapan penting dalam pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B. Bagian tersebut menjadi salah satu titik kritikal pada lintasan proyek.
“Waskita Karya bersyukur proses penyambungan bisa selesai dan berjalan lancar. Keberhasilan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Perseroan dengan PT Jakarta Propertindo, pemerintah daerah serta para stakeholder,” ujar Ermy pada Senin (12/1/2026).
Menurut Ermy, sejumlah struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung juga telah tersambung. Pada pekerjaan rel (trackwork) sudah terealisasi hingga 4,7 kilometer.
Sedangkan untuk pekerjaan arsitektural dan Mekanikal, Elektrikal, Plumbing (MEP) sedang berlangsung di Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman serta Stasiun Manggarai. Ermy optimistis proyek LRT Fase 1B selesai tepat waktu.

