Jakarta (tutur.co.id) – Musim reguler NBA 2025-2026 resmi berakhir setelah seluruh tim menyelesaikan 82 pertandingan pada Minggu (12/4) waktu setempat. Sebanyak 15 pertandingan penutup digelar serentak dan menjadi penentu posisi akhir klasemen, termasuk daftar unggulan menuju Playoff NBA 2026 serta tim yang harus berjuang di babak play-in.
Persaingan sepanjang musim menghadirkan sejumlah kejutan, terutama dengan munculnya tim-tim yang tampil impresif di luar prediksi awal.
Di Wilayah Timur, Detroit Pistons tampil sebagai tim terbaik dengan rekor 60 kemenangan dan 22 kekalahan. Catatan ini menjadi yang terbaik dalam dua dekade terakhir, sekaligus menandai kebangkitan signifikan mereka sejak era kejayaan pertengahan 2000-an.
Boston Celtics menempati posisi kedua dengan rekor 56-26. Tim asuhan Joe Mazzulla tetap konsisten sebagai kekuatan utama di Timur dan mencatatkan 12 musim beruntun lolos ke playoff.
Kejutan datang dari New York Knicks yang finis di peringkat ketiga (53-29). Di bawah pelatih baru Mike Brown, Knicks mencatat musim terbaik sejak 2012-2013 dan akan menghadapi Atlanta Hawks di ronde pertama.
Cleveland Cavaliers (52-30) tetap menjaga konsistensi meski performa sedikit menurun dari musim sebelumnya. Mereka dijadwalkan bertemu Toronto Raptors (46-36), yang kembali ke playoff setelah absen beberapa musim.
Sementara itu, Hawks juga mencatat kebangkitan dengan kembali ke playoff untuk pertama kalinya dalam tiga musim terakhir di bawah arahan Quin Snyder.
Di Wilayah Barat, Oklahoma City Thunder menjadi tim paling dominan dengan rekor 64-18. Dipimpin Shai Gilgeous-Alexander, Thunder tampil konsisten dan menjadi kandidat kuat juara musim ini.
San Antonio Spurs menyusul di posisi kedua (62-20), menunjukkan peningkatan signifikan seiring perkembangan Victor Wembanyama dalam musim ketiganya.
Juara NBA 2023, Denver Nuggets, finis di posisi ketiga (54-28) dan akan menghadapi Minnesota Timberwolves (49-33) di ronde pertama.
Los Angeles Lakers menempati peringkat keempat (53-29) meski sempat terganggu cedera pemain seperti Luka Doncic dan Austin Reaves. Lakers akan menghadapi tantangan dari Houston Rockets (52-30) yang finis di posisi kelima.
Dengan komposisi tersebut, babak playoff NBA 2026 dipastikan menyajikan pertandingan sengit sejak ronde pertama. Selisih rekor yang tipis antar tim membuat peluang kemenangan terbuka lebar bagi setiap kontestan.
Selain itu, beberapa tim masih harus melalui babak play-in untuk memperebutkan tiket tersisa menuju playoff, menambah intensitas persaingan di fase akhir musim.
Playoff NBA 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada pertengahan April. Sejumlah duel besar pun sudah dinantikan, seiring upaya tim-tim terbaik untuk merebut gelar juara di kompetisi basket paling bergengsi di dunia tersebut. (sas)

