Moskow (tutur.co.id) – Menteri Luar Negeri, Sugiono, membeberkan beberapa poin pembicaraan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Komplek Istana Kremlin pada Selasa 14 April 2026. Apa saja itu?
Menurut Menlu Sugiono, dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih atas kesediaan Presiden Putin untuk meluangkan Waktu di tengah kesibukannya.
Pertemuan antara Prabowo dan Putin ini dimulai pukul 15.00 waktu setempat dengan diawali dengan pertemuan bilateral dengan fokus kerja sama antara kedua negara. Pertemuan yang berjalan dengan suasana akrab dan selesai kira-kira pukul 18.10 atau sekitar 3 jam.
“Tentu saja kerja sama ekonomi, kerja sama perdangangan, bidang pertanian, dan yang terpenting adalah kerja sama di bidang energi yang diharapkan bisa menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional,” kata Menlu Sugiono.
Masih menurut Sugiono, selain pertemuan bilateral yang juga lewat pertemuan dengan format makan siang bersama itu juga membahas beberapa hal yang terkait dengan perkembangan geopolitik yang menjadi concern juga bagi kedua negara.
“Dalam pertemuan tadi, Pak Presiden juga menyampaikan hal-hal yang sekiranya bisa ditingkatkan khususnya di bidang ekonomi. Kemudian juga melanjutkan hubungan-hubungan yang telah terjadi selama ini antara kedua negara. Rusia merupakan salah satu partner strategis bagi Indonesia dan juga merupakan rekan atau partner dagang yang cukup penting, bagi perdagangan dan ekonomi Indonesia,” kata Sugiono.
Juga terkait rencana ke depan yang akan dilakukan untuk lebih memperkuat hubungan ekonomi kedua negara dan hubungan antar warga negara, baik itu Rusia maupun Indonesia.

