Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui bahwa dirinyalah yang telah mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya seolah-olah menyembuhkan seorang pasien di rumah sakit. Unggahan tersebut memicu reaksi dari sebagian kalangan Kristen di AS yang menilai gambar itu menyerupai representasi figur Yesus Kristus, sebelum akhirnya dihapus beberapa jam kemudian.
Trump menyebut gambar tersebut dimaksudkan sebagai ilustrasi dirinya sebagai dokter yang membantu orang lain menjadi lebih baik. Unggahan ini muncul tak lama setelah ia mengkritik Paus Leo terkait sikap terhadap konflik di Iran, yang menambah sorotan publik terhadap pernyataannya di media sosial.
