Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Dekati 7.500, Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Dekati 7.500, Waspadai Aksi Profit Taking

Market Gusti Tetiro13 April 2026 / 08:48 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi trader sedang entry pembelian saham menggunakan platform sekuritas. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (13/4/2026) diperkirakan berpotensi terkoreksi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global setelah gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan lalu.

Riset dari BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa negosiasi nuklir yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan bahwa Iran belum menunjukkan komitmen untuk menghentikan program pengayaan uranium, sehingga memperbesar ketidakpastian global.

Di saat yang sama, eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah juga meningkat, terutama dalam ketegangan antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon Selatan yang memicu korban jiwa akibat serangan lintas perbatasan. Kondisi ini memperkuat sentimen negatif di pasar keuangan global.

Secara teknikal, IHSG yang saat ini berada di area resistance psikologis 7.500 dinilai rawan mengalami aksi ambil untung (profit taking), setelah mencatat kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir.

“Secara teknikal, IHSG berpotensi mengalami profit taking setelah rebound signifikan sepekan terakhir,” tulis riset tersebut.

Sepanjang pekan lalu, IHSG mencatatkan lonjakan sebesar 6,14% hingga menembus level 7.458. Kenaikan tersebut turut mendorong kapitalisasi pasar meningkat sekitar Rp884 triliun menjadi Rp13.189 triliun.

Penguatan indeks didorong oleh reli saham-saham berkapitalisasi besar. Beberapa di antaranya mencatat kinerja impresif, seperti saham BREN yang melesat 20,83%, BRPT naik 49,61%, DSSA menguat 10,48%, AMMN naik 15,43%, serta MSIN yang melonjak hingga 58,08% dalam sepekan.

Kinerja positif tersebut juga tercermin dari penguatan seluruh sektor saham. Sektor material dasar mencatat kenaikan tertinggi sebesar 12,44%, diikuti sektor konsumer primer 10,97%, infrastruktur 9,77%, energi 7,86%, industri 6,94%, dan keuangan 4,87%.

Namun di balik penguatan tersebut, investor asing justru masih melakukan aksi jual bersih. Sepanjang pekan lalu, total net sell asing tercatat mencapai Rp3,31 triliun, yang menunjukkan masih adanya kehati-hatian terhadap prospek pasar domestik di tengah ketidakpastian global.

Baca Juga  OJK Catat 53 Pipeline Penawaran Umum, 15 Perusahaan Siap IPO

Di tengah potensi koreksi IHSG, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai masih menarik untuk dicermati. Saham Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) direkomendasikan dengan target harga Rp940–990, Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dengan target Rp2.640–2.710, serta Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) dengan target Rp133–140.

Dengan kombinasi tekanan geopolitik dan kondisi teknikal yang sudah mendekati area jenuh beli, pergerakan IHSG dalam jangka pendek diperkirakan cenderung volatil. Investor pun disarankan untuk lebih selektif dalam mengambil posisi, sekaligus mewaspadai potensi koreksi lanjutan di tengah sentimen global yang belum mereda.

IHSG hari ini profit taking saham rekomendasi saham EMTK JPFA PADI Sentimen geopolitik pasar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSelat Hormuz Bakal Panas: Kekuatan Iran Justru Kapal-kapal Mungil
Next Article IHSG Berpotensi Konsolidasi Melemah, Cermati Rekomendasi Saham ENRG dan PNLF

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Tidak ada Indonesia Gelap, Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Demi Amankan Pasokan Energi

Gusti Tetiro09 April 2026 / 08:10 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.