Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»BNI Perkuat Keamanan Digital, Aplikasi wondr Otomatis Terkunci Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Perkuat Keamanan Digital, Aplikasi wondr Otomatis Terkunci Saat Ada Panggilan Masuk

Finance Galuh Parantri03 April 2026 / 20:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menambah lapisan keamanan pada aplikasi wondr by BNI (Foto: Tutur/BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menambah lapisan keamanan pada aplikasi wondr by BNI (Foto: Tutur/BNI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menambah lapisan keamanan pada aplikasi wondr by BNI dengan menghadirkan fitur yang membuat aplikasi tidak dapat diakses saat ponsel menerima panggilan masuk.

Langkah ini diambil sebagai respons atas maraknya modus penipuan berbasis telepon yang kerap menjerat nasabah dengan cara mengarahkan transaksi atau meminta data sensitif saat sambungan masih berlangsung.

Berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan fitur ini merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kejahatan tersebut.

“Fitur ini kami hadirkan sebagai langkah preventif untuk melindungi nasabah dari berbagai modus penipuan yang memanfaatkan komunikasi telepon,” ujar Okki.

Ia menjelaskan, saat ponsel menerima panggilan, aplikasi wondr akan otomatis terkunci dan menampilkan notifikasi “Selesaikan Panggilan Kamu Dulu”. Dengan mekanisme ini, nasabah tidak dapat melakukan transaksi selama panggilan berlangsung.

Menurut Okki, skema ini dirancang untuk memutus celah yang sering dimanfaatkan pelaku, yakni menjaga korban tetap berada di telepon sambil diarahkan melakukan transaksi atau membagikan informasi penting.

“Dengan fitur terbaru ini, wondr dapat membantu nasabah menjaga data pribadi. Kami juga mengimbau nasabah untuk tidak memberikan informasi rahasia kepada pihak mana pun, termasuk yang mengatasnamakan BNI,” tegasnya.

BNI menilai penguatan sistem keamanan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan nasabah, seiring meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital.

Melalui inovasi ini, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan digital yang tidak hanya praktis, tetapi juga aman, sekaligus mendorong kewaspadaan nasabah terhadap berbagai potensi kejahatan siber.

Baca Juga  Market Outlook 2026: BNI Tekankan Ketahanan Pasar Modal di Era Digital
aplikasi wondr bank bni BNI bni wondr wondr
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Rudal Hantam Dekat Permukiman di Petah Tikva Israel
Next Article Video: Serangan AS Diduga Hantam Depot Amunisi Iran di Isfahan

Berita Lainnya

Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

17 Juli 2026 / 16:58 WIB

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

S&P: Danantara Berpotensi Perkuat Daya Saing BUMN dan Dongkrak Penerimaan Negara

16 Juli 2026 / 17:42 WIB

DPR: Lembaga Keuangan di PFII Tak Diawasi OJK, Pengawasan Beralih ke Dewan Pertimbangan

16 Juli 2026 / 10:07 WIB

LPS: Penjaminan Simpanan Tak Perlu Diterapkan di Pusat Keuangan Internasional Indonesia

09 Juli 2026 / 10:30 WIB

OJK Minta Bank Blokir 36.191 Rekening Terindikasi Judi Online, Pengawasan Diperketat

08 Juli 2026 / 10:28 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Rupiah Babak Belur Dihajar Dolar AS, DPR Ingatkan Pemerintah

Toto Pribadi04 Juni 2026 / 12:39 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.