Jakarta (tutur.co.id) – Serangan besar yang diduga dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam depot amunisi Iran di kawasan Baharestan, Provinsi Isfahan. Rekaman yang beredar memperlihatkan kobaran api dan asap tebal membumbung tinggi dari lokasi yang disebut berada di dekat Isfahan. Namun, waktu dan lokasi pasti dari rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Sejumlah media AS melaporkan serangan tersebut menargetkan fasilitas penyimpanan amunisi besar dan kemungkinan menggunakan bom penembus bunker. Presiden AS Donald Trump juga membagikan video yang menunjukkan asap tebal melalui platform Truth Social, tanpa memberikan rincian tambahan. Hingga laporan ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran, sementara Markas Besar Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa fasilitas yang disebut diserang tidak memiliki arti strategis bagi produksi militer mereka.
