Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan reflektif dalam perayaan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar momentum kembali pada rutinitas setelah berakhirnya bulan Ramadan, melainkan kesempatan untuk mempertahankan nilai-nilai kesalehan, empati, dan kepedulian sosial yang telah dibangun selama berpuasa.
Dalam pesannya, Nasaruddin juga mengajak masyarakat membawa semangat disiplin dan kejujuran ke dalam kehidupan sehari-hari. Ia menutup dengan doa “Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum” serta menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh umat.
