Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah
  • Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?
  • Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia
  • 4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern
  • Inggris Mengamuk 6 Gol Saat Mimpi Juara Dunia Sudah Berakhir
  • Jika Messi Juara Lagi, Masih Adakah Alasan Menyebut Ronaldo sebagai GOAT?
  • Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia
  • TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Tak Setuju Amerika Perang Lawan Iran, Kepala Kontraterorisme AS Mundur

Tak Setuju Amerika Perang Lawan Iran, Kepala Kontraterorisme AS Mundur

Internasional Deba Salamah17 Maret 2026 / 23:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS, Joseph Kent bersama Presiden Donald Trump. (Russia Today)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington DC (Tutur.co.id) – Seorang pejabat tinggi keamanan Amerika Serikat memilih mundur di tengah meningkatnya kontroversi terkait perang melawan Iran. Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS, Joseph Kent, menyatakan tidak lagi dapat mendukung kebijakan pemerintah yang menurutnya tidak memiliki dasar yang kuat.

Dalam surat pengunduran diri yang dipublikasikan pada Selasa (17/3), Kent menegaskan bahwa Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap AS. Ia juga mempertanyakan alasan di balik pecahnya konflik tersebut.

“Iran tidak menimbulkan ancaman yang segera bagi negara kita, dan jelas bahwa perang ini dimulai akibat tekanan dari Israel dan lobi kuatnya di Amerika,” tulis Kent.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu kritik paling tajam yang muncul dari dalam lingkaran pemerintahan Presiden Donald Trump sejak konflik dengan Iran meningkat. Pengunduran diri Kent juga mencerminkan adanya perbedaan pandangan di internal komunitas intelijen terkait legitimasi operasi militer tersebut.

Sebagai pimpinan lembaga yang bertugas menganalisis ancaman terorisme global, posisi Kent dinilai sangat strategis. Keputusannya untuk mundur mengejutkan sejumlah pejabat keamanan dan berpotensi memicu tekanan politik baru terhadap Gedung Putih.

Sejumlah analis menilai pernyataan Kent memperkuat perdebatan yang selama ini berkembang mengenai dasar hukum dan intelijen dalam pengambilan keputusan perang. Dalam praktiknya, hukum di Amerika Serikat umumnya mensyaratkan adanya ancaman yang bersifat segera untuk membenarkan tindakan militer.

Hingga kini, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait pengunduran diri tersebut. Namun, dinamika ini diperkirakan akan menjadi isu penting dalam pembahasan kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Baca Juga  Pemerintah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi
Amerika Serikat Donald Trump headline iran Joe Kent
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan Lebanon Tewaskan Belasan Tenaga Medis
Next Article Prabowo Melarang Acara Open House dan Halalbihalal Idulfitri Berlebihan

Berita Lainnya

Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah

19 Juli 2026 / 12:16 WIB

Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia

19 Juli 2026 / 11:00 WIB

4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern

19 Juli 2026 / 10:28 WIB

Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia

19 Juli 2026 / 08:00 WIB

TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa

19 Juli 2026 / 07:18 WIB

Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali

19 Juli 2026 / 06:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ini Alasan Mengapa Minggu Pertama Ramadan Terasa Panjang

Galuh Parantri26 Februari 2026 / 11:00 WIB

Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah

19 Juli 2026 / 12:16 WIB

Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?

19 Juli 2026 / 12:00 WIB

Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia

19 Juli 2026 / 11:00 WIB

4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern

19 Juli 2026 / 10:28 WIB

Inggris Mengamuk 6 Gol Saat Mimpi Juara Dunia Sudah Berakhir

19 Juli 2026 / 10:08 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.