PadangĀ (Tutur.co.id) – Penyediaan sumber air bersih untuk masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra Barat terus menunjukkan kemajuan. Pembuatan terus digenjot agar masyarakat bisa kembali mengakses air bersih.
Hingga Senin (2/2/2026), pembangunan sumur bor rampung di 17 titik dan sudah dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama di kawasan terdampak. Selain itu, dua sumur bor lainnya masih dalam tahap pembangunan, khususnya di wilayah Kota Padang.
Pembangunan sumur bor di Kelurahan Kapalo Koto dan Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dilengkapi bak penampungan air. Personel TNI turut terlibat aktif dalam proses pembangunan, mulai dari pemasangan tiang pancang hingga penyiapan sarana penampungan air.
Selain pembangunan sumber air bersih, pemerintah melaksanakan pendistribusian air bersih siap minum menggunakan mobil reverse osmosis (RO) dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) dan mobil pemadam kebakaran dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.
Distribusi dilakukan di sejumlah wilayah terdampak di Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam. Masyarakat antusias untuk mengisi jeriken mereka dengan air bersih. Kehadiran armada distribusi air ini menjadi solusi sementara yang krusial, terutama bagi warga yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.
Melalui kombinasi pembangunan infrastruktur air bersih dan distribusi air siap konsumsi, pemerintah berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi.

