Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»WHO Konfirmasi 11 Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Belanda

WHO Konfirmasi 11 Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Belanda

Health Deba Salamah13 Mei 2026 / 05:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Personel yang mengenakan pakaian pelindung bahan berbahaya (hazmat suit) evakuasi penumpang dan awak kapal pesiar MV Hondius yang terdampak virus Hantavirus setelah mendarat di Bandara Eindhoven di Eindhoven, Belanda pada 11 Mei 2026. ANTARA/Nikos Oikonomou - Anadolu Agency/pri.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Amsterdam (Tutur.co.id) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi total 11 kasus hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar berbendera Belanda, MV Hondius. Kasus tersebut terdiri atas sembilan kasus terkonfirmasi dan dua kasus probable yang terdeteksi setelah kapal melakukan perjalanan dari wilayah Amerika Selatan menuju Eropa.

WHO menyatakan wabah tersebut menjadi perhatian internasional karena melibatkan penumpang dan awak kapal dari berbagai negara. Hingga kini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi virus tersebut.

Menurut laporan WHO, sebagian besar kasus yang terkonfirmasi merupakan Andes virus, salah satu jenis hantavirus yang diketahui dapat menular antar manusia dalam kondisi tertentu.

“WHO menilai risiko global dari kejadian ini tetap rendah,” demikian pernyataan WHO dalam laporan resminya.

Kasus terbaru teridentifikasi setelah proses evakuasi penumpang di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol. Penumpang kemudian dipulangkan ke lebih dari 20 negara untuk menjalani karantina dan pemantauan kesehatan.

WHO menjelaskan gejala yang dialami pasien meliputi demam, gangguan pernapasan, pneumonia, hingga sindrom gangguan pernapasan akut. Penyakit tersebut umumnya ditularkan melalui kontak dengan urin, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Namun, pada varian Andes virus, penularan antarmanusia pernah tercatat dalam sejumlah wabah sebelumnya di Amerika Selatan.

WHO dan otoritas kesehatan sejumlah negara kini masih melakukan pelacakan kontak terhadap para penumpang dan awak kapal yang pernah berada di MV Hondius. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran lanjutan setelah para penumpang kembali ke negara masing-masing.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta seluruh negara meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kasus baru selama masa inkubasi virus berlangsung.

“Kami memperkirakan masih mungkin ada kasus tambahan yang muncul,” kata Tedros.

Baca Juga  Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Jelang Puasa Ramadan

Sementara itu, otoritas kesehatan Belanda juga memperketat prosedur penanganan pasien setelah sebuah rumah sakit di negara tersebut mengarantina 12 tenaga medis akibat dugaan paparan cairan tubuh pasien hantavirus.

MV Hondius sendiri kini sedang menuju Rotterdam, Belanda, dengan awak terbatas dan pengawasan medis ketat setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi.

Wabah di kapal pesiar tersebut menjadi salah satu kasus hantavirus terbesar yang pernah mendapat perhatian internasional dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah pakar kesehatan menilai insiden itu memperlihatkan tingginya risiko penyebaran penyakit menular di ruang tertutup dengan mobilitas internasional yang tinggi.

Belanda Hantavirus headline MV Hondius virus WHO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRizky Ridho Minta Maaf kepada Jakmania setelah Persija Gagal Juara
Next Article AS Habiskan Rp500 Triliun untuk Operasi Militer di Iran

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Sapa Warga dan Bagikan Sembako

Gusti Tetiro21 Maret 2026 / 09:38 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.