London (Tutur.co.id) – West Ham United harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari Premier League setelah menutup musim 2025/2026 di zona merah klasemen akhir Liga Inggris. Nasib buruk itu terjadi di tengah keberhasilan Arsenal keluar sebagai juara liga untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade.
West Ham dipastikan turun kasta setelah hanya mampu finis di posisi ke-18 klasemen akhir dengan koleksi 31 poin dari 38 pertandingan. Kekalahan 1-3 dari Newcastle United pada pekan terakhir membuat The Hammers gagal keluar dari zona degradasi dan harus menyusul Burnley serta Sheffield United ke Divisi Championship musim depan.
Musim ini menjadi salah satu periode terburuk bagi West Ham dalam beberapa tahun terakhir. Klub asal London tersebut kesulitan menjaga konsistensi permainan sejak awal musim, termasuk di lini pertahanan yang menjadi salah satu titik lemah utama mereka. West Ham tercatat kebobolan 69 gol sepanjang musim, menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan terburuk di Premier League musim ini.
Kegagalan bertahan di Premier League juga menjadi pukulan besar bagi para pendukung West Ham yang sebelumnya berharap tim mampu bangkit setelah sempat tampil kompetitif di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir. Sejumlah pemain senior seperti Jarrod Bowen terlihat terpukul setelah laga berakhir.
Di sisi lain, Arsenal menutup musim dengan catatan manis setelah memastikan gelar juara Premier League 2025/2026. Tim asuhan Mikel Arteta mengakhiri musim di puncak klasemen dengan 89 poin, unggul empat angka dari Manchester City di posisi kedua.
Keberhasilan Arsenal mengakhiri penantian panjang gelar liga menjadi kontras dengan nasib West Ham yang justru harus meninggalkan kasta tertinggi sepak bola Inggris. Bagi The Hammers, degradasi ini menjadi pekerjaan rumah besar untuk membangun ulang kekuatan tim agar dapat segera kembali ke Premier League musim depan.

