Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Waralaba Jadi Mesin UMKM Naik Kelas, Wamendag Bidik Rasio Wirausaha RI Tembus 12%

Waralaba Jadi Mesin UMKM Naik Kelas, Wamendag Bidik Rasio Wirausaha RI Tembus 12%

Finance Gusti Tetiro08 Mei 2026 / 23:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri (kiri) didampingi pendiri sekaligus pemilik merek sambal Bu Rudy Lanny Siswadi (kanan) melihat produk sambal saat berkunjung ke pusat oleh-oleh Surabaya Bu Rudy di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia termasuk juga pelaku UMKM di Jawa Timur. ANTARA FOTO/Moch Asim/kye
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Sektor waralaba dinilai semakin strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus mendorong pelaku UMKM naik kelas. Pemerintah pun menaruh perhatian besar terhadap pengembangan industri ini sebagai salah satu motor penciptaan wirausaha baru yang lebih adaptif dan berdaya saing.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan, model bisnis waralaba memiliki keunggulan karena sudah terstandardisasi sehingga lebih mudah dijalankan dan diprediksi.

“Waralaba merupakan model bisnis yang efektif untuk mempercepat lahirnya wirausaha baru karena bersifat terstandardisasi dan mudah diprediksi. Kementerian Perdagangan berkomitmen penuh dalam mendukung perkembangan kewirausahaan nasional,” ujar Roro saat membuka Franchise & License Expo Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jumat (8/5/2026).

Menurut Roro, Indonesia masih perlu meningkatkan rasio kewirausahaan nasional dari 3,29% menuju kisaran 10-12% agar dapat keluar dari jebakan negara berkembang dan menuju status negara maju.

Ia menilai model bisnis waralaba relevan untuk berbagai kalangan, mulai dari generasi muda, ibu rumah tangga, hingga para pensiunan yang ingin memulai usaha produktif dengan risiko lebih terukur.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, Levita Ginting Sumpit, mengatakan industri waralaba menunjukkan daya tahan kuat pascapandemi.

Sepanjang 2024, industri waralaba nasional tercatat membukukan omzet hingga Rp143,25 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 98 ribu orang.

“Pencapaian ini bukan semata tentang signifikansi angka, tetapi juga cerminan dari relevansi waralaba yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat struktur perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Meski prospeknya dinilai menjanjikan, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih bisnis waralaba. Wamendag meminta calon investor memperhatikan prinsip “2L”, yakni legal dan logis, sebelum memutuskan bergabung dalam sebuah jaringan usaha.

Baca Juga  BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan

Selain itu, pelaku usaha juga diminta memastikan kepemilikan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) agar operasional bisnis berjalan sesuai regulasi dan menciptakan ekosistem usaha yang sehat.

Ajang Franchise & License Expo Indonesia 2026 diharapkan menjadi pintu bagi UMKM lokal untuk memperluas pasar hingga level global, seiring dukungan pemerintah dan dunia usaha terhadap penguatan sektor perdagangan nasional.

Dyah Roro Esti Franchise Expo 2026 headline UMKM naik kelas waralaba Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKTT ASEAN 2026, Prabowo Tekankan Pentingnya Diversifikasi Energi Lawan Krisis Global
Next Article Valverde Cedera Kepala Usai Keributan dengan Tchouameni

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Mama Yasinta Moiwend Balik Arah, Ini Kata Sutradara Film Pesta Babi

Toto Pribadi25 Mei 2026 / 11:47 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.